Jawa Pos Radar Madiun – Insiden serius terjadi di perlintasan sebidang JPL 118, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.
Palang pintu terlanjur terbuka saat masih ada kereta api (KA) yang hendak melintas, Rabu malam (2/9).
Kejadian tersebut sempat direkam salah seorang pengendara hingga videonya beredar di media sosial.
Dalam rekaman terlihat sejumlah kendaraan mulai menyeberangi rel setelah palang pintu terbuka, sementara masih ada KA dari arah berlawanan yang akan melintas.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari membenarkan kejadian di JPL 118 Caruban tersebut.
Menurut dia, masinis segera mengambil tindakan antisipatif dengan menghentikan perjalanan kereta.
’’Masinis sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Kereta berhenti kurang lebih dua menit sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan kembali,’’ terang Tohari.
KAI Daop 7 Madiun kemudian melakukan klarifikasi internal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas penjaga perlintasan disebut kurang fokus saat menjalankan tugas.
Petugas mengira hanya terdapat satu KA yang melintas sehingga palang pintu dibuka.
Padahal, masih ada KA dari arah berlawanan yang akan melewati perlintasan tersebut.
KAI langsung mengevaluasi petugas JPL 118 yang bertugas saat kejadian.
Yang bersangkutan telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dan untuk sementara dibebastugaskan dari operasional perlintasan.
’’Saat ini yang bersangkutan tidak didinaskan di perlintasan sampai menunggu benar-benar siap dan fokus kembali,’’ tegas Tohari.
Insiden tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap aspek keselamatan perlintasan sebidang.
KAI Daop 7 Madiun mengintensifkan uji petik dan asesmen berkala terhadap petugas penjaga perlintasan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan petugas menjalankan tugas sesuai prosedur serta menjaga keselamatan perjalanan KA maupun pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto