Dokter Pur Genap 51 Tahun, dari Anak Desa hingga Jadi Wakil Bupati Madiun

Loditya Fernandes • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 21:00 WIB
BERTAMBAH USIA: Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi genap berusia 51 tahun, Senin (7/9). PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR CARUBAN
BERTAMBAH USIA: Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi genap berusia 51 tahun, Senin (7/9). PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR CARUBAN

Jawa Pos Radar Madiun – Usia 51 tahun menjadi momentum refleksi bagi Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi.

Dokter Pur, sapaan akrabnya, mengenang perjalanan hidup dari anak desa hingga kini dipercaya mendampingi Bupati Madiun Hari Wuryanto memimpin Kabupaten Madiun.

Purnomo Hadi genap berusia 51 tahun pada Senin (7/9), tiga hari setelah Hari Wuryanto merayakan ulang tahun ke-62. Baginya, pertambahan usia bukan sekadar bertambahnya angka.

Momentum tersebut dimaknai untuk semakin mematangkan cara berpikir dan bersikap.

Termasuk mengendalikan emosi serta menjadikan pengalaman hidup sebagai bekal untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

’’Pengalaman-pengalaman dalam hidup saya coba jadikan ilmu bagaimana saya bersikap, berbuat, berkata-kata, dan berhubungan dengan siapa pun,’’ ungkapnya.

Perjalanan hidup Dokter Pur bermula dari keluarga sederhana di Desa Tambakmas.

Sebagai satu dari sembilan bersaudara, dia tumbuh dengan pesan orang tua bahwa pendidikan menjadi bekal penting bagi anak-anak mereka.

Prinsip tersebut mengantarkan Purnomo menempuh pendidikan kedokteran setelah lolos UMPTN pada 1994.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai ASN hingga dipercaya menduduki jabatan Direktur RSUD Dolopo.

Perjalanan kariernya memasuki babak baru pada 2024. Hari Wuryanto mengajaknya terjun ke politik dan maju sebagai calon wakil bupati Madiun.

’’Saya berikhtiar sekuat dan semampu saya. Apa pun planning ke depan, saya yakin Allah sudah membuat skenario dan mengatur,’’ tuturnya.

Kini, sebagai Wakil Bupati Madiun, Purnomo berharap jabatan yang diembannya dapat menjadi jalan untuk memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

Bersama Hari Wuryanto, dia berkomitmen mewujudkan visi Kabupaten Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).

Di balik refleksi perjalanan hidup tersebut, ada pengalaman berbeda yang membuat Purnomo terharu pada ulang tahunnya kali ini.

Dia mengaku sejak kecil tidak pernah merasakan perayaan ulang tahun.

Karena itu, banyaknya ucapan selamat yang diterimanya terasa istimewa. Terlebih ketika mengingat perjalanan hidupnya yang bermula dari keluarga sederhana di desa.

’’Saya berangkat dari orang kecil, orang desa, bukan dari keluarga high class. Saya mencapai posisi ini dan dihargai orang seperti ini, banyak diberi ucapan selamat, saya terharu,’’ katanya.

Purnomo pun berharap perhatian dan doa yang diterimanya menjadi penyemangat untuk terus mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Madiun.

’’Semoga doa-doa mereka membawa keberkahan kepada saya dan keluarga,’’ imbuhnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
kabupaten madiun bersahaja Wakil Bupati Madiun purnomo hadi RSUD Dolopo