Jawa Pos Radar Madiun – Perjalanan pulang Dewi Lestari, 31, bersama putrinya berujung petaka.
Warga Demangan, Kota Madiun, itu meninggal dunia setelah tertimpa pohon mahoni yang tiba-tiba tumbang saat melintas di ruas jalan alternatif Kaibon-Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (13/9).
Saat kejadian, Dewi tengah mengendarai Yamaha N-Max bernopol AE 2818 CQ dengan membonceng anak perempuannya, VKH, 3. Sang anak selamat dan mengalami luka lecet serta syok.
Pamapta II Polres Madiun Ipda Pambudi mengatakan, polisi menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.00.
Berdasarkan keterangan awal, korban melaju dari arah Kota Madiun menuju Kebonsari.
Ketika tiba di lokasi kejadian, pohon mahoni di sisi timur jalan mendadak tumbang ke arah barat hingga melintang dan menutup badan jalan.
Pohon tersebut mengenai korban yang sedang melintas hingga sepeda motornya terjatuh.
’’Korban terkena pohon tumbang saat melintas, dan langsung terjatuh di jalan, sementara penumpang anak alhamdulillah selamat dan hanya syok,’’ jelas Pambudi.
Dewi mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, putrinya mengalami luka lecet dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pohon mahoni tersebut tumbang.
Sebab, terdapat indikasi awal pada pohon yang mengarah pada dugaan bekas terbakar atau dibakar. Namun, penyebab pastinya masih didalami.
’’Dilihat di sini ada pohon yang sengaja mungkin dibakar, akan tetapi masih kami dalami,’’ ungkap Pambudi.
Penanganan peristiwa pohon tumbang di Geger tersebut melibatkan Satlantas Polres Madiun dan Satreskrim Polres Madiun.
Pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mendalami rangkaian kejadian sekaligus kondisi pohon sebelum tumbang.
’’Saat ini percepatan kejadian ini kami limpahkan dulu ke Satlantas untuk tindak lanjut dan berkolaborasi dengan Satreskrim untuk melakukan pemeriksaan di TKP yang ada,’’ imbuhnya.
Sementara itu, material pohon mahoni yang melintang di jalan telah dievakuasi BPBD Kabupaten Madiun.
Setelah proses pemotongan dan pembersihan selesai, ruas jalan alternatif Kaibon-Nglandung kembali dapat dilalui kendaraan.
’’Situasi saat ini sudah terkendali, tadi sempat pohon itu terlentang di jalan dan sudah kita bersihkan. Saat ini jalanan sudah bisa dilalui dengan lancar,’’ pungkas Pambudi. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto