Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Madiun untuk musim haji 2027 terus berjalan.
Jemaah yang telah memiliki paspor kini bisa melakukan perekaman Bio Visa haji 2027 secara mandiri dari rumah.
Kemudahan tersebut diharapkan membantu jemaah, khususnya lanjut usia (lansia), sehingga tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun hanya untuk melakukan perekaman biometrik.
’’Bio Visa itu syaratnya harus sudah punya paspor. Bagi yang sudah punya paspor, kami beritahukan untuk merekam Bio Visa sendiri,’’ kata Kepala Kemenhaj Kabupaten Madiun Bisri Mustafa, Kamis (17/9).
Menurut Bisri, perekaman telah dibuka melalui aplikasi yang disediakan pihak Arab Saudi.
Prosesnya dapat dilakukan jemaah secara mandiri maupun dengan bantuan anggota keluarga.
Kemenhaj Kabupaten Madiun juga menyiapkan tutorial melalui media sosial untuk membantu jemaah memahami tahapan perekaman.
’’Kan jemaah se-Kabupaten Madiun jauh-jauh. Jadi hanya rekam Bio Visa ke kantor, kasihan sepuh-sepuh. Kalau bisa di rumah kenapa harus ke kantor,’’ jelasnya.
Meski bisa dilakukan dari rumah, layanan pendampingan tetap disediakan.
CJH Kabupaten Madiun yang kesulitan menggunakan aplikasi dapat datang ke kantor untuk mendapatkan bantuan petugas.
Kesempatan perekaman Bio Visa juga berlaku bagi jemaah yang keberangkatannya tertunda pada musim haji 2026 dan telah memiliki paspor.
Tahapan administrasi haji 2027 saat ini berjalan beriringan.
Setelah pemanggilan dan verifikasi awal terhadap 461 calon jemaah, proses dilanjutkan dengan verifikasi tahap kedua, pasporisasi, hingga perekaman Bio Visa.
Bisri mengingatkan jemaah memastikan data dalam dokumen perjalanan benar-benar sinkron.
Nama, tanggal lahir, hingga nama orang tua harus sesuai secara detail untuk menghindari persoalan administrasi.
’’Ini sangat penting dan syarat mutlak. Harus sinkron antara nama, tanggal lahir, nama orang tua. Sama, baik titik, koma, detail banget pokoknya,’’ tegasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto