PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Madiun Umbul Square Masih Zero Setoran

Dian Rahayu • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 14:30 WIB
Sejumlah satwa di Madiun Umbul Square dikembalikan ke BKSDA Jatim sebagai bagian penataan ulang kawasan wisata MUS. DOK JAWA POS RADAR MADIUN
KEJAR TARGET: Pemkab Madiun masih harus menggenjot pendapatan asli daerah hingga penghujung 2026. 

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun harus bekerja ekstra mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) menjelang penghujung 2026.

Hingga akhir Agustus, realisasi PAD Kabupaten Madiun baru sekitar 59 persen atau Rp253,8 miliar dari target Rp433,2 miliar.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun Ari Nur Surahmat mengatakan, capaian masing-masing komponen PAD masih bervariasi.

Realisasi pajak daerah tercatat 64,6 persen dan retribusi daerah 52,2 persen.

Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sudah mencapai 85,6 persen dan lain-lain PAD yang sah 80,52 persen.

’’Beberapa komponen PAD sudah berada di atas capaian 75 persen, sedangkan pajak daerah dan terutama retribusi masih perlu digenjot,’’ ujarnya, Kamis (17/9).

Dengan realisasi PAD Kabupaten Madiun yang masih sekitar 59 persen, pemkab membutuhkan tambahan penerimaan cukup besar untuk mengejar target tahun ini.

Bapenda antara lain bakal menggenjot penerimaan dari PBB-P2 yang masih rendah sembari mendorong optimalisasi sektor lainnya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah setoran Madiun Umbul Square (MUS).

BUMD tersebut masih mencatatkan realisasi nol persen hingga triwulan ketiga. Padahal, target setoran tahun ini sekitar Rp16,8 juta.

’’Seperti penerimaan dari BUMD ini memang mayoritas sudah di atas 75 persen, tapi ada yang masih 0 persen, misalnya dari Madiun Umbul Square, yang mana targetnya sekitar Rp16,8 juta per tahun,’’ jelas Ari.

Menurut dia, besaran target tersebut sebelumnya telah dihitung bersama pihak MUS.

Bapenda berencana melakukan rekonsiliasi dan evaluasi menyusul belum adanya setoran hingga triwulan ketiga.

’’Kalau target sudah berdasarkan penghitungan dengan MUS. Akan tetapi sampai saat ini masih 0 persen, itu nanti akan kami rekon dan evaluasi kembali,’’ ungkapnya.

Selain MUS, penerimaan dari retribusi pelayanan kesehatan juga masih berada di bawah 75 persen.

Retribusi puskesmas baru terealisasi sekitar 48,35 persen dari target Rp54,6 miliar.

Sedangkan RSUD Caruban mencatat realisasi 55,87 persen dari target makro Rp99,69 miliar.

Adapun RSUD Dolopo baru mencapai 47,55 persen dari target Rp68,4 miliar.

Bapenda Kabupaten Madiun bakal berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengoptimalkan penerimaan pada sisa tahun anggaran.

’’Untuk menggenjot penerimaan nanti kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan badan terkait, termasuk dengan OPD Pembina dari Bagian Perekonomian Daerah,’’ pungkasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
Bapenda Kabupaten Madiun pajak daerah PAD Kabupaten Madiun madiun umbul square