Waspada Superflu di Jatim, Dinkes Kabupaten Madiun Ungkap Gejala dan Pencegahannya

Dian Rahayu • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 15:24 WIB
TINGKATKAN KEWASPADAAN: Masyarakat Kabupaten Madiun diimbau mengenali gejala influenza dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko penularan.
TINGKATKAN KEWASPADAAN: Masyarakat Kabupaten Madiun diimbau mengenali gejala influenza dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko penularan.

Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat Kabupaten Madiun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza A(H3N2) subclade K yang kerap disebut superflu.

Namun, warga tidak perlu panik dan tetap dapat melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penularan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Agung Dodik Pujianto mengatakan, gejala infeksi tersebut hampir menyerupai flu pada umumnya. Di antaranya demam tinggi, batuk, pilek, hingga rasa lelah.

Influenza A(H3N2) merupakan bagian dari influenza musiman dan berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

’’Secara gejala memang hampir sama dengan flu biasa, namun perbedaannya pada faktor penyebaran yang lebih cepat daripada flu biasa,’’ jelasnya, Minggu (27/9).

Agung meminta masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Penggunaan masker juga disarankan, terutama bagi mereka yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, untuk membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

Asupan cairan dan makanan bergizi juga perlu diperhatikan agar kondisi tubuh tetap terjaga.

’’Jangan lupa untuk menjaga agar tidak dehidrasi, bisa dengan minum air yang banyak atau minuman maupun makanan yang bergizi guna daya tahan tubuh kuat,’’ terangnya.

Dinkes Kabupaten Madiun juga telah menyebarkan surat edaran dan konten edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap influenza.

Selain edukasi, Dinkes menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi peningkatan kasus.

Kesiapan tersebut meliputi puskesmas dan rumah sakit, ketersediaan obat-obatan antivirus, hingga tempat tidur bagi pasien yang membutuhkan rawat inap.

Agung mengingatkan warga yang mengalami gejala agar membatasi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko menularkan penyakit kepada orang lain.

Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan juga diperlukan apabila kondisi memburuk atau membutuhkan penanganan medis.

’’Masyarakat yang sudah memiliki gejala superflu diharapkan tidak keluar rumah agar tidak menularkan mengingat penularan sangat cepat lewat udara dan droplet, segera menuju faskes terdekat untuk mendapat perawatan medis lebih cepat dan akurat,’’ tandas Agung. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
influenza A gejala influenza superflu Dinkes Kabupaten Madiun pola hidup sehat