Jawa Pos Radar Madiun – Nahas menimpa Sardji. Lansia 76 tahun asal Desa Sangen itu meninggal dunia setelah tercebur sumur saat membenahi pompa air di rumah kerabatnya di Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, Selasa (29/9).
Kabid Kesiapsiagaan dan Penanganan Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Andy Koerniawan mengatakan, laporan kejadian diterima sekitar pukul 14.29.
Petugas damkar bersama BPBD, TNI, Polri, dan relawan langsung diterjunkan untuk mengevakuasi korban.
Proses pengangkatan Sardji berlangsung sekitar dua jam. Petugas harus bekerja ekstra lantaran kedalaman sumur mencapai 20 meter dengan ruang gerak yang sempit.
’’Sempat ada kendala karena sumurnya cukup sempit. Tapi, akhirnya korban berhasil kami angkat dengan waktu evakuasi total sekitar dua jam,’’ jelas Andy.
Pamapta III Polres Madiun Ipda Rinto mengatakan, sebelum kejadian korban tengah membenahi pompa air gantung.
Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun polisi, Sardji diduga terpeleset hingga jatuh ke dalam sumur.
’’Dimungkinkan atau diduga korban terpeleset saat membenahi pompa itu, kemudian terjatuh ke dalam sumur,’’ katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke RSUD Dolopo untuk menjalani pemeriksaan dan visum.
Polisi turut mengamankan pompa air sebagai barang bukti serta meminta keterangan sejumlah pihak untuk mendalami kronologi kejadian. Penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan.
’’Kami sudah menyita sejumlah barang bukti dan mengumpulkan keterangan terkait,’’ tandas Rinto. (ryu/her)
Editor : Hengky Ristanto