Jawa Pos Radar Madiun - Tata kelola akademik berbasis kebutuhan nyata terus diperkuat Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Caruban Madiun.
Melalui pengembangan ekosistem pendidikan vokasi terintegrasi, kampus tersebut berupaya menghasilkan sumber daya manusia berkualitas sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah.
Dekan Sekolah Vokasi UNS Prof. Herman Saputro mengatakan, perguruan tinggi tidak cukup hanya menyelenggarakan perkuliahan formal.
Pengembangan akademik juga harus mampu menjawab kebutuhan industri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
‘’Tata kelola akademik yang unggul akan menghasilkan SDM berkualitas dan inovasi. SDM serta inovasi inilah yang kemudian dihilirisasikan menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Madiun,’’ katanya.
Untuk mewujudkannya, UNS Kampus Madiun menerapkan pendekatan rantai nilai (value chain).
Proses diawali dengan identifikasi kebutuhan industri dan potensi lokal sebagai dasar pembukaan program studi serta penyusunan kurikulum.
Pengembangan kurikulum melibatkan praktisi, dan pemangku kepentingan agar kompetensi mahasiswa selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Baca Juga: Perkuat Kolaborasi Global-Buka Magister Terapan, PNM Terima Penghargaan Radar Madiun Awards 2026
Pembelajaran juga diperkuat melalui praktik, proyek nyata, magang industri, serta pengalaman menyelesaikan persoalan di lapangan.
Seluruh proses dikawal melalui dosen berkualitas sistem penjaminan mutu internal dan evaluasi berkelanjutan dari dekanat dan Dewan Profesor.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan kompeten, berprestasi, dan siap kerja menghadapi perkembangan teknologi serta transformasi digital.
Seiring penguatan tata kelola akademik dan pengembangan inovasi berdampak serta lulusan siap kerja, UNS Kampus Caruban Madiun menyabet penghargaan Prestigious University di Radar Madiun Awards 2026.
Herman menegaskan, kolaborasi dengan dunia usaha, industri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan hasil pendidikan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
‘’Melalui hilirisasi dan kolaborasi, keunggulan akademik ditransformasikan menjadi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi Madiun Raya,’’ jelasnya.
Koordinator Sekolah Vokasi UNS Kampus Caruban Madiun Darmawan Lahru Riatma menambahkan, pihaknya sering melakukan hilirisasi produk hasil project base learning dan riset terapan sesuai core keilmuan pendidikan vokasi.
"Dengan metode dan budaya kerja seperti ini, kami yakin keberadaan UNS Kampus Madiun akan semakin berdampak positif terhadap masyarakat, industri, dan stakeholder," tuturnya. (eln/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani