Jawa Pos Radar Madiun – Tragedi lalu lintas maut merenggut nyawa seorang pelajar di Kabupaten Madiun.
Syafika Rahma Putri (16), siswi SMAN 6 Madiun warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, tewas usai terlibat kecelakaan di Jalan Pagotan-Nglandung, Desa Nglandung, Kecamatan Geger, pada Rabu (30/9) sekitar pukul 15.20 WIB.
Insiden memilukan tersebut melibatkan dua unit sepeda motor Honda Beat yang nyaris beradu banteng dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Andika Eko Cahyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat Dinda (17), warga Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan, mengendarai Honda Beat bernomor polisi AE 3782 GM melaju dari arah Nglandung menuju Pagotan.
Setibanya di lokasi kejadian, Dinda nekat mendahului sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya.
Namun, pada saat bersamaan, meluncur Honda Beat AE 2107 RF yang dikendarai oleh Syafika dari arah berlawanan.
"Karena jarak antarkendaraan sudah sangat dekat, korban kaget dan berusaha mengerem mendadak hingga hilang kendali lalu terjatuh. Posisi korban yang terpelanting ke badan jalan kemudian tertumbur sepeda motor dari arah berlawanan," terang Andika.
Benturan keras tersebut mengakibatkan Syafika mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian akibat luka berat. Sementara itu, pengendara lain, Dinda, hanya mengalami luka ringan.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi mata, serta mengamankan armada yang terlibat.
"Dugaan awal, insiden memicu akibat kelalaian dan kurangnya kehati-hatian pengendara saat mencoba mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhitungkan jarak aman," ungkapnya. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto