Jawa Pos Radar Madiun – Konsistensi dalam menyebarkan nilai-nilai positif sejatinya tidak mengenal batasan ruang, waktu, maupun medium interaksi.
Pesan universal yang melintasi dua dimensi kehidupan tersebut dikupas dengan apik oleh Kaysa Nathaniela Syandana pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Madiun, Kamis (8/10).
Tampil memikat membawa nama MTsN 1 Madiun, Kaysa mengusung tema "Remaja Islami Berakhlak Mulia: Menebar Kebaikan di Dunia Nyata dan Media Sosial".
Baca Juga: Nilai Akademik Tinggi Saja Tak Cukup, Fany Destianggraeny Bawa Pesan Menohok di Festival Dai Cilik
Di hadapan dewan juri, ia mengingatkan kembali esensi ajaran Islam yang senantiasa menuntun umatnya untuk menjadi rahmatan lil 'alamin atau rahmat bagi seluruh alam.
Menurut Kaysa, tuntunan tersebut kini harus diaplikasikan tidak hanya di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat, tetapi juga meluas ke jagat maya.
Ia menekankan bahwa figur terbaik yang harus dijadikan rujukan dalam berinteraksi dengan sesama adalah Nabi Muhammad SAW.
"Tebarlah kebaikan di mana pun berada, baik di dunia nyata maupun di media sosial, persis seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah," pesan Kaysa. (*)
Editor : Mizan Ahsani