Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Awas, Ini Deretan Penyakit yang Biasa Dialami Setelah Lebaran, Nomor Tujuh Wajib Diwaspadai

Budhi Prasetya • Jumat, 12 April 2024 | 02:00 WIB

Ilustrasi nyeri otot.
Ilustrasi nyeri otot.
 

Jawa Pos Radar Madiun – Hari Raya Idul Fitri disambut suka cita oleh kaum muslim, dan warga Indonesia pada umumnya.

Sudah menjadi tradisi momen Lebaran dirayakan bersama keluarga dan kerabat di kampung halaman. Tak jarang momen satu tahun sekali itu dilengkapi sajian makanan dan jajajan beraneka ragam.

Tak bisa dipungkiri, perayaan Lebaran selalu dibarengi menu hidangan yang menggugah selera, seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue kering seperti nastar dan kastengel.

Namun perlu diingat, perlu menjaga kesehatan dengan memperhatikan makanan dan waktu istirahat yang cukup.

Pasalnya, mengkonsumsi makanan secara berlebihan dapat mengakibatkan peningkatan risiko penyakit karena kandungan tinggi kalori, lemak, gula, dan garam.

Berikut ini beberapa penyakit yang perlu diwaspadai pasca Lebaran:

  1. Diare

Diare ditandai dengan feses cair dan seringnya buang air besar, merupakan risiko umum pasca Lebaran.

Hal ini disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur, terutama konsumsi berlebihan makanan pedas dan berlemak.

Selain itu, faktor kebersihan juga jadi pemicunya. Seperti tidak mencuci tangan sebelum makan.

  1. Sindrom Dispepsia

Makanan pedas dan berlemak juga bisa mengakibatkansindrom dispepsia, karena dapat menyulitkan pencernaan lambung, meningkatkan produksi asam lambung, dan berpotensi menyebabkan gejala seperti nyeri ulu hati, perut kembung, serta mual dan muntah.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi adalah kondisi medis di mana tekanan darah melebihi batas normal, yaitu 120/80. Risiko hipertensi meningkat selama Lebaran karena konsumsi hidangan Lebaran yang kaya lemak dan garam secara berlebihan.

Penting bagi semua orang untuk mengantisipasi risiko penyakit pasca Lebaran ini karena dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti penyakit ginjal, stroke, dan gagal jantung.

 

  1. Radang Tenggorokan

Dikutip dari JawaPos.com, Rabu (11/4), radang tenggorokan atau faringitis adalah peradangan pada tenggorokan yang ditandai dengan rasa perih dan nyeri saat menelan.

Saat Lebaran, kondisi ini sering muncul akibat konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas, dingin, atau pedas secara berlebihan.

Untuk mencegah radang tenggorokan pasca Lebaran sebaiknya jauhi makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin.

  1. Nyeri Otot

Lebaran sering kali penuh dengan aktivitas fisik seperti silaturahmi atau liburan keluarga. Namun, jika dilakukan berlebihan, hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti nyeri dan kram otot.

Untuk meredakan nyeri otot pasca Lebaran, melakukan stretching dan istirahat yang cukup dapat membantu.

  1. Asam Urat

Asam urat atau gout adalah peradangan sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat dalam tubuh.

Penyakit ini sering kambuh selama Lebaran karena konsumsi makanan yang tinggi asam urat, seperti melinjo, kacang tanah, dan produk turunannya.

  1. Kadar Kolesterol dan Gula Darah Meningkat

Dikutip dari yankes.kemkes.go.id, Rabu (11/4), kadar kolesterol dan gula darah bisa naik jika makanan yang dikonsumsi terlalu banyak mengandung gula dan lemak.

Ini dapat meningkatkan risiko diabetes. Kolesterol tinggi juga berpotensi menyebabkan nyeri dada atau lengan, terutama saat stres atau aktivitas fisik berat.

Tanpa perubahan pola makan, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. (jawapos.com/sib)

Editor : Budhi Prasetya
#kesehatan #idul fitri #lebaran #opor ayam