Jawa Pos Radar Madiun - Tanaman hanjuang alias andong seringkali kita jumpai di kuburan atau kompleks pemakaman.
Namun, selain berfungsi sebagai tanaman hias, hanjuang juga kaya manfaat kesehatan dan sudah diakui secara medis.
Tak hanya mampu mengobati ambeien dan meredakan radang gusi, hanjuang juga efektif melancarkan gangguan menstruasi pada perempuan.
Rupanya, khasiat luar biasa dari hanjuang ini sudah sejak lama diakui oleh masyarakat Indonesia, salah satunya di Sunda.
Hal itu terungkap berdasarkan hasil riset Balai Pelestari Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat.
Lembaga di bawah naungan Kemendikbudristek ini menyebutkan bahwa hanjuang telah lama dianggap istimewa oleh masyarakat Sunda.
Masyarakat menganggap hanjuang sebagai sawen tulak bala, yakni sebuah cara tradisional yang dipercaya menolak berbagai gangguan penyakit serta berhubungan dengan hal gaib.
Menurut riset BPNB Jawa Barat, hanjuang hingga kini digunakan warga Desa Giri Jaya di Sukabumi untuk mengatasi tuberkulosis atau TBC, yang notabene penyakit menular.
Warga Giri Jaya membedakan batuk menjadi dua jenis, yaitu batuk biasa dan batuk cupet.
Batuk cupet adalah batuk berat yang disertai sesak nafas, sakit di dada, dahak berdarah.
Penyakit tersebut dalam istilah kedokteran disebut dengan TBC.
Sedangkan batuk biasa hanya tenggorokan gatal dan serak.
Batuk biasa dapat diobati dengan kencur dicampur gula batu lalu diendapkan semalam kemudian diminum.
Sedangkan batuk cupet diobati dengan meminum daun hanjuang yang sudah dikeringkan dan direbus.
BPNB juga menyatakan, cara pengobatan TBC secara tradisional tersebut telah dibuktikan secara medis efektif. (naz)
Editor : Mizan Ahsani