Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kulit Gatal Akibat Ulat Bulu? Coba Delapan Cara Ini, Nomor Empat Warisan Turun Temurun

Budhi Prasetya • Kamis, 25 April 2024 | 00:30 WIB

Ilustrasi Foto : Ulat bulu menteror warga lingkungan Mayak, Kelurahan Ronowikayan, Siman Ponorogo.
Ilustrasi Foto : Ulat bulu menteror warga lingkungan Mayak, Kelurahan Ronowikayan, Siman Ponorogo.
 

Jawa Pos Radar Madiun – Belasan warga Lingkungan Mayak, Kelurahan Ronowijayan, Siman, mengungsi akibat merasa resah dengan ulat bulu.

Dikabarkan, keberadaan ulat bulu di permukiman warga itu jumlahnya ditaksir mencapai ribuan. Hewan berbulu itu memenuhi kebun hingga dinding rumah warga setempat.

Alhasil, warga memilih meninggalkan rumah mereka sementara waktu. Ari Mahendra, warga setempat, mengatakan sejumlah tetangganya sempat merasakan kulitnya gatal-gatal bercampur rasa panas akibat ulat tersebut.

"Lingkungan sini sekitar 15 warga tidak berani mandi dan memilih mengungsi ke rumah kerabat yang aman,’’ ungkapnya.

Awalnya, ulat bulu hanya ditemukan di pepohonan sekitar rumah. Namun, lima hari berselang ulat bulu tersebar ke berbagai tempat.

"Saat tidur saya sempat kejatuhan ulat bulu, setiap hari gatal-gatal karena ulat ini,’’ bebernya.

Perlu diketahui, ulat bulu biasa muncul saat musim hujan seperti saat ini. Dimana intensitas hujan cenderung mengalami peningkatan beberapa hari belakangan.

Ulat bulu adalah salah satu jenis serangga yang mempunyai rambut halus pada semua bagian tubuhnya.

Perlu diketahui, pada rambut halus ulat tersebut terkandung zat kimia beracun.

Itulah yang memicu munculnya reaksi alergi dan iritasi pada kulit bila bersentuhan dengan bagian tubuh manusia.

Selain itu, sentuhan dengan ulat tersebut juga bisa mengakibatkan sejumlah gejala yang bervariasi.

Misalnya, muncul bercak kemerahan atau bentol pada kulit, terasa perih, membengkak, dan tentu saja gatal.

Dapat dipastikan, kondisi itu tentu membuat tidak merasa nyaman, bahkan mungkin bisa juga menghambat aktivitas.

Berikut cara dan tips untuk mengatasi rasa gatal atau mengurangi efek samping yang muncul akibat serangan ulat bulu.

  1. Tidak menggaruk bagian yang gatal

Menahan atau bahkan menghilangan keinginan untuk tidak menggaruk bagian tubuh yang gatal memang sulit alias tidak mudah.

Namun, disarankan anda menghindari menggaruk bagian yang gatal itu. Pasalnya, garukan itu bisa meningkatkan risiko munculnya infeksi pada kulit.

Alih-alih menggaruknya, sebagai tindakan alternatif, kamu bisa menggunakan krim atau salep untuk membantu mengurangi gatal karena gigitan serangga.

  1. Hilangkan bulu yang menempel pada kulit

Segera hilangkan bulu yang menempel pada kulit setelah mengalami kontak langsung dengan ulat bulu. Caranya, dengan menggunakan sarung tangan, selotip, atau kertas untuk mengangkat bulu yang menempel.

Sebisa mungkin, kamu melakukan hal ini secepat mungkin agar bulu tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

  1. Bersihkan area tubuh yang terkena ulat bulu

Setelah menghilangkan bulu yang melekat pada tubuh, langkah berikutnya adalah mencuci atau membasuh area bagian tubuh yang terkena bulu tersebut dengan menggunakan air hangat dan sabun.

Upaya ini untuk membantu menghilangkan racun yang tersisa.

  1. Usap dengan garam

Cara ini kerap kita lakukan karena sudah lazim dilakukan oleh orang tua kita dulu. Usapkan garam dan gosokkan selama beberapa menit pada bagian tubuh yang terkena bulu.

Garam dipercaya bisa menghilangkan rasa gatal akibat ulat bulu. Selain itu, usapan garam tersebut bisa membantu menghilangkan racun dan bulu yang tak terangkat pada langkah nomer dua dan tiga diatas.

  1. Minyak kelapa dan es batu

Untuk mengurangi rasa perih, pembengkakan dan nyeri yang muncul setelah kontak dengan ulat bulu, anda bisa bisa menggunakan minyak kelapa murni (virgin coconut oil) atau mengompresnya dengan es batu.

Perlu diingat, segera lakukan pemeriksaan medis ke dokter jika kondisi diatas tidak mereda. Ini untuk menghindari terjadinya reaksi alergi yang serius.

  1. Menggunakan kunyit

Kunyit juga disebut-sebut bisa untuk mengatasi rasa gatal akibat racun ulat bulu. Ini lantaran kunyit dikenal rempah yang memiliki kandungan antiinfeksi yang mampu membuat luka menjadi lebih cepat kering.

Caranya, bersihkan kunyit dan parut hingga lembut. Kemudian, balurkan parutan kunyit tersebut ke bagian kulit yang terkena ulat.

Tunggu beberapa saat lalu bilas dengan air bersih ketika sudah merasa cukup.

  1. Soda kue untuk mengatasi gatal karena ulat bulu

Salah satu manfaat soda kue adalah meredakan gatal karena bulu ulat. Bahkan juga berfungsi mencegah gatal tersebut menyebar.

Caranya cukup mudah, campurkan satu sendok makan soda kue dengan satu hingga dua sendok makan air hangat.

Lalu, aduk hingga tercampur sempurna dan oleskan ke bagian kulit yang terasa gatal.

  1. Menggunakan salep

Jika cara sebelumnya tidak memberikan hasil yang optimal, coba gunakan salep hidrokortison atau antihistamin.

Kamu juga sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

 

Demikian cara yang bisa ditempuh untuk mengurangi efek yang timbul setelah melakukan kontak dengan ulat bulu.

Meski racun ulat bulu relatif tidak berbahaya, namun bagi orang yang memiliki alergi sangat mungkin menimbulkan dampak lain yang mengganggu kesehatan selain gatal.

Misalnya, sesak napas atau pusing yang memiliki sebutan medis anafilaksis. (gen/sib)

Editor : Budhi Prasetya
#gatal #kesehatan #alergi #tips #racun #ulat bulu