Jawa Pos Radar Madiun - Seorang balita asal Saradan, Kabupaten Madiun, mengidap penyakit kulit langka.
Sejak lahir hingga kini berusia tiga tahun, balita bernama Alfi Aska Fahrul Nurohim itu kerap merasakan rasa gatal yang begitu hebat.
Sampai-sampai, seluruh tubuhnya melepuh dan bernanah.
Di tubuhnya, terdapat beberapa bekas kulit mengelupas yang tampak tebal dan kaku.
Setelah diperiksa, balita tersebut didiagnosis menderita Epidermolysis Bullosa.
Penyakitnya sering kali kambuh saat badannya panas, kecapekan, atau mengkonsumsi makanan jenis hewani.
Menurut penjelasan dokter, penyakit ini tidak dapat diobati. Namun, biasanya akan membaik seiring bertambahnya umur penderitanya.
Baca Juga: Perhatian Para Bunda, 8 hingga 10 Persen Anak Baru Lahir Berisiko Idap Penyakit Jantung Bawaan
Penjelasan Penyebab Epidermolysis Bullosa
Penyakit ini digolongkan sebagai salah satu penyakit kulit langka. Pasalnya, disebabkan berbagai kondisi turunan.
Adanya gangguan pada genetik membuat pembentukan kolagen bisa menjadi terganggu.
Lantaran tidak memiliki protein pengikat di antara lapisan kulit bawah dan atas, terjadilah gesekan.
Kondisi tersebut mengakibatkan kulit menjadi tampak kaku, melepuh, mudah terkelupas, dan kadang sampai bernanah.
Penyakit ini umum menyerang bayi, balita, dan anak-anak. Kasus ini cukup jarang di kalangan remaja ataupun dewasa.
Hampir semua jenis epidermolysis bulosa terjadi karena faktor keturunan dari keluarga.
Hanya jenis epidermolysis bullosa aquisita yang terjadi karena lemahnya sistem imun.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Para orang tua perlu memperhatikan bila buah hatinya menunjukkan gejala-gejala berikut. Sebab bisa jadi, ini merupakan indikasi anak mengidap epidermolysis bullosa.
- Kulit di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, dan kepala melepuh
- Rambut rontok tanpa sebab
- Muncul benjolan kecil mirip jerawat dan berwarna putih
- Kulit telapak kaki dan tangan terasa lebih tebal
- Gigi berlubang akibat terbentuknya enamel buruk
- Kesulitan menelan makanan atau minuman
- Gejala infeksi seperti badan yang hangat, memerah, atau demam
Dengan memperhatikan gejala yang muncul, diharapkan para orang tua bisa cepat tanggap memeriksakan buah hatinya ke dokter.
Supaya bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani