KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Cuaca Kota Madiun beberapa hari terakhir begitu terik.
Saat siang, temperatur suhunya mencapai 38–40 derajat celsius.
BMKG menyebut kondisi itu disebabkan karena anomali suhu bulanan.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk Setiyaris menjelaskan fenomena tersebut.
Menurutnya, kondisi iklim yang terjadi saat ini mengacu pada perubahan cuaca jangka panjang.
Seperti rusaknya ozon yang melindungi permukaan bumi.
"Jadi, dari hasil pengamatan sampai saat ini tren suhu atau laju suhu itu mengalami peningkatan," ujarnya, Rabu (21/8).
Setiyaris menambahkan, perubahan iklim ini juga membuat siklus berubah.
Seperti pola hujan yang tidak teratur dan perubahan suhu secara drastis.
Sehingga sinar matahari tidak bersinar merata.
"Hasil pengamatan kami, untuk anomali suhu bulananan rata-rata terjadi peningkatan sekitar 0,5–1 derajat celsius," jelasnya.
"Akan tetapi perlu diingat bahwa kenaikan suhu 1 derajat celsius saja itu sangat berpengaruh terhadap variabilitas iklim yang terjadi," sambung Setiyaris. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani