Jawa Pos Radar Madiun – Nama sayur okra mungkin belum begitu populer di Indonesia.
Namun, tanaman tropis yang dijuluki lady finger ini kini ramai diperbincangkan berkat khasiatnya yang disebut-sebut ampuh menurunkan gula darah hingga menjaga kesehatan jantung.
Dikutip dari laman Kementerian Pertanian RI, okra dapat tumbuh mulai dari dataran rendah hingga tinggi. Di Asia Tenggara, tanaman ini banyak dibudidayakan di Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.
Bentuknya mirip oyong, namun lebih kecil dan berlendir. Warna umumnya hijau, meski ada juga varietas merah dan ungu.
Kandungan Gizi dan Manfaat Okra
Okra mengandung beragam nutrisi penting seperti protein, serat, asam amino, magnesium, folat, serta vitamin A, B6, C, dan K1.
Menurut ahli diet Caroline Thomason yang dikutip USA Today, okra sangat bermanfaat bagi penderita diabetes dan mereka yang ingin menjaga kesehatan usus.
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari konsumsi okra:
1. Menurunkan Gula Darah
Penelitian Damayanti (2019) membuktikan air rebusan okra mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Kandungan serat dan indeks glikemik rendah pada okra membuatnya aman untuk penderita diabetes.
2. Melancarkan Pencernaan
Serat tinggi pada okra dapat membantu kerja usus, mencegah sembelit, serta melumasi saluran pencernaan berkat lendir alaminya.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Okra mengandung pektin dan gum, jenis serat yang membantu menurunkan kolesterol. Antioksidannya juga melawan radikal bebas penyebab penyakit jantung.
4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Vitamin C dalam okra memperkuat sistem imun, membantu tubuh melawan infeksi.
5. Merawat Kesehatan Kulit dan Mata
Okra mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata serta produksi kolagen untuk kulit sehat dan awet muda.
6. Kaya Nutrisi tapi Rendah Kalori
Cocok untuk diet, okra rendah kalori namun tinggi nutrisi penting seperti magnesium, folat dan vitamin K1.
Cara Konsumsi Okra yang Sehat
Anda bisa menikmati okra dengan berbagai cara:
• Direbus dan diminum airnya
• Dijadikan lalapan atau salad
• Dimasak menjadi tumisan
• Campuran sup
• Disajikan mentah dalam jus
Meski kaya manfaat, tidak semua orang cocok mengonsumsi okra. Sayuran ini mengandung oksalat yang bisa memicu batu ginjal. Karena itu, penderita atau orang dengan riwayat batu ginjal sebaiknya menghindari konsumsi berlebihan. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira