Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Mata Merah Tak Kunjung Sembuh? Cek Penyebab, Obat, dan Kapan Harus ke Dokter!

Yunita Tri Desianti • Jumat, 1 Agustus 2025 | 01:36 WIB
Ilustrasi mengatasi mata merah.
Ilustrasi mengatasi mata merah.

Jawa Pos Radar Madiun – Mata merah bukan sekadar gangguan sepele. Meski kerap dianggap ringan, kondisi ini bisa jadi tanda adanya masalah serius pada mata.

Pembuluh darah kecil di bagian putih mata yang membesar atau meradang membuat mata tampak merah dan terasa tidak nyaman.

Menurut Cleveland Clinic, mata merah bisa terjadi akibat pemakaian lensa kontak terlalu lama, paparan debu atau alergi, bahkan gangguan mata seperti konjungtivitis hingga glaukoma.

Mata merah bisa menyerang satu atau dua mata sekaligus, datang tiba-tiba atau berkembang perlahan. Meski sering tidak berbahaya dan bisa diatasi di rumah, ada saatnya kamu perlu segera ke dokter.

Penyebab Umum Mata Merah

Lensa kontak terlalu lama

Alergi (serbuk sari, debu, bulu hewan)

Terlalu lama menatap layar gadget

Mata kering

Konjungtivitis (radang selaput mata)

Cedera ringan hingga infeksi

Glaukoma akut (darurat medis)

Cara Mengatasi Mata Merah

1. Kompres Dingin

Salah satu cara paling efektif meredakan mata merah adalah kompres dingin. Es dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang membesar dan mengurangi peradangan.

Caranya:

Celupkan kain bersih ke dalam air es, peras, lalu tempelkan di kelopak mata tertutup selama 5–10 menit. Ulangi beberapa kali sehari.

2. Gunakan Air Mata Buatan

Jika penyebabnya mata kering, gunakan air mata buatan (artificial tears). Obat tetes ini melembapkan mata dan meredakan iritasi akibat lingkungan kering, penggunaan gadget, atau usia.

Cara pakai: Teteskan setiap jam selama 6 jam pertama. Lanjutkan 6 kali sehari selama seminggu atau hingga mata membaik.

3. Obat Tetes Vasokonstriktor

Obat ini bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah di konjungtiva, membuat kemerahan berkurang secara cepat. Namun hati-hati, penggunaan terlalu sering bisa menyebabkan efek rebound.

Tips: Gunakan maksimal 2 kali sehari. Jangan dipakai lebih dari 72 jam berturut-turut. Konsultasi ke dokter bila harus digunakan terus-menerus.

4. Obat Tetes Antihistamin

Jika mata merah disebabkan oleh alergi dan disertai gatal atau bengkak, gunakan tetes mata antihistamin. Kandungannya membantu meredakan reaksi alergi dan mengurangi iritasi.

Cara pakai: Gunakan 4 kali sehari, sesuai petunjuk. Hindari pemakaian lebih dari 2–3 hari berturut-turut. Jika pakai lensa kontak, tunggu 10 menit setelah meneteskan obat.

Kapan Harus ke Dokter?

Mata merah bisa sembuh sendiri, tapi kamu perlu segera periksa ke dokter mata jika mengalami gejala berikut: 

Mata nyeri atau terasa sensitif

Pandangan kabur atau terganggu

Kelopak mata bengkak

Mata sensitif terhadap cahaya

Gejala berlangsung lebih dari 1 minggu

Mata bernanah atau keluar lendir

Disertai demam atau nyeri tubuh (cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#Cara Mengatasi #alergi #penyebab #lensa kontak #mata merah #dokter