Jawa Pos Radar Madiun - Telur asin sudah lama menjadi lauk pendamping khas Indonesia, biasanya disajikan bersama soto, rawon, atau hidangan tradisional lainnya.
Makanan ini dibuat dari telur bebek yang direndam dalam larutan air garam hingga menghasilkan cita rasa gurih asin dengan aroma khas.
Tak hanya lezat, telur asin juga menyimpan beragam nutrisi penting bagi tubuh. Mulai dari protein, lemak sehat, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, kalsium, fosfor, hingga zat besi.
Semua kandungan ini menjadikan telur asin bukan sekadar pelengkap makanan, tetapi juga sumber gizi yang bermanfaat.
Kandungan Gizi dan Kalori Telur Asin
Satu butir telur asin berukuran sedang mengandung sekitar 137 kalori. Melansir dari Fat Secret, nilai gizi tersebut dapat berbeda tergantung merek dan cara pembuatannya.
Untuk informasi lebih akurat, periksa label nutrisi pada kemasan telur asin yang Anda konsumsi.
Secara umum, telur asin kaya akan:
Protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel
Vitamin A menjaga kesehatan mata
Omega-3 baik untuk jantung
Vitamin D membantu penyerapan kalsium
Vitamin B12 penting bagi otak dan saraf
Kalsium serta fosfor mendukung tulang dan gigi
Zat besi membantu pembentukan sel darah merah
10 Manfaat Telur Asin bagi Kesehatan
1. Membantu regenerasi sel
Protein dalam telur asin membantu pembentukan sel baru sekaligus memperbaiki sel yang rusak.
2. Mencegah anemia
Zat besi tinggi berperan mencegah gejala anemia, seperti pusing, lemas, dan cepat lelah.
3. Meningkatkan fungsi penglihatan
Kandungan vitamin A dan B membantu mencegah katarak, menjaga kelembapan mata, serta melindungi dari gangguan terkait usia.
4. Menangkal radikal bebas
Antioksidan dalam telur asin berperan aktif membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.
5. Melancarkan peredaran darah
Mineral di dalamnya membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar.
6. Meningkatkan fungsi otak
Omega-3, kolin, dan lesitin dalam kuning telur berperan penting dalam perkembangan otak, terutama pada ibu hamil dan anak.
7. Menjaga sistem kekebalan tubuh
Selenium dalam telur asin membantu memperkuat daya tahan tubuh.
8. Mencegah masalah tulang
Fosfor dan kalsium berperan dalam pertumbuhan serta mencegah osteoporosis.
9. Meningkatkan metabolisme dan massa otot
Protein memberi energi bagi sel tubuh dan membantu pembentukan jaringan otot.
10. Menurunkan risiko penyakit degenerative
Penelitian di Hindawi menyebutkan karotenoid dalam kuning telur bebek dapat menurunkan risiko penyakit jantung, katarak, hingga kanker.
Meski menawarkan banyak manfaat, konsumsi telur asin sebaiknya dibatasi. Hal ini karena kadar garam dan lemaknya cukup tinggi.
Jika Anda sedang menurunkan berat badan, gunakan kalkulator BMI untuk mengetahui target ideal. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter bila muncul keluhan setelah mengonsumsinya. (eln)
Editor : Mizan Ahsani