Jawa Pos Radar Madiun - Latihan rutin di gym atau olahraga lari memang bermanfaat untuk kesehatan, tapi hasilnya tak akan maksimal jika asupan nutrisi diabaikan.
Protein, karbohidrat, lemak sehat, serta hidrasi adalah kunci untuk mendukung performa tubuh sekaligus pemulihan setelah latihan.
Peran Penting Protein dalam Latihan
Protein berfungsi memperbaiki jaringan otot yang rusak saat latihan, mempercepat pemulihan, dan menjaga kekuatan tubuh.
Selain protein, karbohidrat penting sebagai sumber energi terutama untuk latihan ketahanan.
Latihan umum: 5,5–7 gram/kg berat badan
Atlet ketahanan: 7–10 gram/kg (lebih tinggi untuk ultra-endurance)
Lemak sehat juga tak boleh diabaikan. Pastikan 25–30% kalori harian berasal dari sumber sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak, minyak zaitun, atau biji-bijian.
Waktu Konsumsi yang Tepat
Nutrisi olahraga bukan hanya soal apa yang dimakan, tapi juga kapan mengonsumsinya.
Sebelum latihan: camilan karbohidrat rendah serat + cairan cukup. Tambahkan elektrolit bila berlatih di iklim panas.
Setelah latihan (30–60 menit): 20–40 gram protein + karbohidrat untuk pemulihan otot dan isi ulang energi.
Hidrasi dan Elektrolit untuk Performa
Latihan di daerah tropis membuat tubuh kehilangan cairan dan elektrolit lebih cepat.
Latihan keras tanpa pemulihan cukup hanya akan menambah risiko cedera. Pastikan:
Tidur berkualitas 7–9 jam per malam
Satu hari istirahat penuh tiap minggu
Tubuh punya waktu untuk regenerasi otot dan pengaturan hormon. (cor)
Editor : Andi Chorniawan