Jawa Pos Radar Madiun - Beras merah sering dipilih sebagai sumber karbohidrat sehat karena kandungan serat dan nutrisinya lebih tinggi dibandingkan beras putih.
Menurut ahli nutrisi Harvard TH Chan School of Public Health, Teresa Fung, konsumsi biji-bijian utuh seperti beras merah berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kronis.
Berikut 7 fakta penting yang wajib diketahui sebelum menentukan pilihan antara beras merah atau beras putih:
1. Kandungan Serat Lebih Tinggi
Beras merah mengandung serat tiga kali lipat lebih banyak daripada beras putih. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, menjaga rasa kenyang lebih lama, serta membantu pengendalian berat badan.
2. Indeks Glikemik Lebih Rendah
Beras merah memiliki indeks glikemik 68, lebih rendah daripada beras putih yang mencapai 73.
Perbedaan kecil ini penting untuk menjaga kestabilan gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Kombinasikan dengan protein seperti ikan agar respon glukosa lebih terkontrol.
3. Proses Pengolahan Berbeda
Beras putih melalui proses penggilingan yang menghilangkan dedak dan lembaga, sehingga kandungan gizinya berkurang.
Sebaliknya, beras merah tetap utuh sehingga lebih kaya nutrisi, meski waktu memasaknya lebih lama.
4. Vitamin dan Mineral Lebih Lengkap
Beras merah kaya vitamin B kompleks (B1, B3, B6, B9) serta mineral penting seperti magnesium, zat besi, dan kalium. Nutrisi ini berperan untuk metabolisme energi dan kesehatan otot.
5. Perbedaan Kalori Tidak Signifikan
Secangkir nasi merah matang mengandung 218 kalori, sedangkan nasi putih 242 kalori.
Selisihnya kecil, sehingga faktor nutrisi lebih menentukan dibanding hanya melihat jumlah kalori.
6. Tekstur dan Waktu Memasak Berbeda
Beras merah lebih kenyal dan membutuhkan waktu memasak 40–50 menit, sedangkan beras putih hanya 20–30 menit. Untuk menghemat waktu, rendam beras merah 30 menit sebelum dimasak.
7. Lebih Baik untuk Kesehatan Jantung
Kandungan serat larut dalam beras merah membantu menurunkan kadar kolesterol, sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Beras putih minim serat, sehingga manfaat ini tidak setara.
Editor : Andi Chorniawan