Jawa Pos Radar Madiun – Milia di bawah mata sering membuat penampilan kurang percaya diri.
Benjolan kecil berwarna putih atau kuning ini muncul akibat keratin yang terperangkap di bawah kulit.
Meski tidak berbahaya, milia bisa cukup mengganggu, apalagi karena area bawah mata termasuk sensitif.
Menurut Medical News Today dan Healthline, ada beberapa cara menghilangkan milia tanpa risiko iritasi berlebih.
1. Rutin Membersihkan Wajah dengan Lembut
Langkah pertama mengatasi milia adalah menjaga kebersihan kulit. Gunakan pembersih wajah khusus kulit sensitif, lalu bilas dengan air hangat untuk membuka pori-pori.
Hindari menggosok area bawah mata terlalu keras agar kulit tidak iritasi.
2. Eksfoliasi Ringan
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati penyebab milia. Pilih eksfoliasi kimiawi seperti asam salisilat atau asam glikolat, bukan scrub kasar.
Gunakan 1–2 kali seminggu agar kulit tetap sehat tanpa kering berlebihan.
3. Gunakan Produk Retinol
Retinol efektif mempercepat regenerasi kulit sehingga mencegah penumpukan keratin. Pilih konsentrasi rendah (0,025%–0,1%) untuk pemula. Aplikasikan tipis di malam hari, lalu gunakan tabir surya keesokan paginya.
4. Tambahkan Serum Malam
Serum dengan kandungan vitamin E atau retinal bisa membantu melembapkan sekaligus mempercepat pergantian sel kulit. Gunakan rutin sebelum tidur agar kulit lebih halus saat bangun pagi.
5. Konsumsi Suplemen Vitamin
Pastikan tubuh mendapat cukup vitamin untuk mendukung kesehatan kulit. Suplemen vitamin E, B-3 (niasin), dan B kompleks bisa membantu kulit lebih sehat dan cerah dari dalam.
6. Konsultasi ke Dermatologis
Jika milia tak kunjung hilang, sebaiknya periksakan ke dokter kulit. Dermatologis bisa melakukan prosedur medis seperti ekstraksi dengan jarum steril, laser, atau chemical peel.
Hindari mencoba memencet milia sendiri karena bisa memicu infeksi dan bekas luka. (cor)
Editor : Andi Chorniawan