Jawa Pos Radar Madiun – Keracunan setelah menyantap makanan bisa menjadi pengalaman yang menakutkan.
Gejala seperti mual, muntah, dan diare sering muncul tiba-tiba setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.
Namun, selain mendapatkan pertolongan medis, beberapa bahan alami juga bisa membantu memulihkan kondisi tubuh secara aman dan cepat.
Berikut 6 bahan alami untuk pertolongan pertama meredakan gejala ringan akibat keracunan makanan.
1. Air Kelapa
Air kelapa muda mengandung elektrolit alami seperti kalium dan natrium yang membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah atau diare.
Minum satu gelas air kelapa setiap kali setelah buang air besar atau muntah dapat membantu mencegah dehidrasi.
Selain menyegarkan, cairan alami ini juga membantu menyeimbangkan kadar elektrolit tubuh secara aman tanpa efek samping.
2. Air Rebusan Jahe
Jahe dikenal memiliki efek anti-mual dan antiinflamasi yang efektif menenangkan perut.
Cukup rebus 10 gram jahe segar yang sudah diiris dengan 300 ml air selama beberapa menit hingga mendidih.
Minum air rebusan ini selagi hangat 3–4 kali sehari untuk meredakan sensasi mual, muntah, dan perut melilit akibat keracunan.
3. Teh Chamomile dan Daun Peppermint
Seduhan teh bunga chamomile atau daun peppermint bisa membantu menenangkan sistem pencernaan yang terganggu.
Keduanya mengandung senyawa antispasmodik yang membantu mengurangi kram dan nyeri perut.
Jika tidak ada teh celup, daun mint segar yang telah dicuci bersih juga bisa langsung dikunyah untuk membantu mengurangi rasa mual.
4. Air Rebusan Adas
Rempah adas dikenal sejak lama sebagai penenang alami untuk saluran pencernaan.
Air rebusan adas dapat membantu meredakan kram perut, nyeri ulu hati, dan rasa begah yang sering muncul saat keracunan.
Alternatif lainnya, kamu juga bisa menggunakan jintan putih atau ketumbar yang direbus untuk hasil serupa.
5. Yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik alami yang berfungsi menyeimbangkan kembali bakteri baik di saluran pencernaan.
Hal ini membantu tubuh melawan bakteri jahat penyebab keracunan makanan.
Namun, pastikan konsumsi yoghurt hanya dilakukan bagi yang tidak memiliki alergi susu atau intoleransi laktosa.
6. Pisang
Pisang menjadi buah yang aman dikonsumsi ketika tubuh lemah akibat keracunan.
Kandungan kalium, magnesium, dan serat larut di dalamnya membantu memperkuat sistem pencernaan serta mencegah kehilangan energi berlebih.
Selain mudah dicerna, pisang juga membantu menenangkan lambung yang sedang sensitif.
Jangan Sepelekan Keracunan Makanan
Inggrid menegaskan, penanganan keracunan makanan harus tetap dilakukan secara komprehensif.
Selain memberikan bahan alami untuk meredakan gejala, penderita wajib memastikan asupan cairan, nutrisi, dan istirahat cukup.
Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep dokter, terutama jika gejala seperti muntah terus-menerus atau demam tidak kunjung mereda.
“Kalau gejala tidak membaik, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tegasnya. (cor)
Editor : Andi Chorniawan