Jawa Pos Radar Madiun - Stres kerap datang tanpa aba-aba. Detak jantung terasa lebih cepat, napas menjadi pendek, dan pikiran sulit berhenti berpacu.
Kondisi ini jika dibiarkan terlalu lama bukan hanya melelahkan mental, tetapi juga berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Menariknya, ada cara yang sangat sederhana untuk membantu tubuh kembali tenang tanpa obat, terapi mahal, atau meditasi rumit.
Jawabannya: bersenandung.
Kebiasaan kecil ini memiliki dampak besar bagi kesehatan mental dan fisik.
“Ada satu hal sederhana yang sering kita lakukan tanpa sadar, tetapi sangat menenangkan pikiran, melancarkan pencernaan, dan membuat tubuh terasa damai, yaitu bersenandung,” ujar Dr. Vora.
Manfaat bersenandung berkaitan erat dengan aktivasi saraf vagus, yakni saraf penting yang menghubungkan otak dengan organ vital seperti jantung dan sistem pencernaan.
Saat saraf ini terstimulasi, tubuh menerima sinyal bahwa situasi berada dalam kondisi aman.
“Saraf vagus membawa sinyal antara otak, jantung, dan sistem pencernaan. Ketika kita bersenandung, tubuh akan merespons dengan memperlambat detak jantung, menstabilkan pernapasan, dan meningkatkan fungsi pencernaan,” jelasnya.
Respons alami ini membantu tubuh berpindah dari mode stres ke mode relaksasi.
Inilah alasan mengapa setelah bersenandung, perasaan sering kali menjadi lebih ringan dan pikiran terasa lebih jernih.
Tak hanya bersenandung, aktivitas bernyanyi juga memberikan manfaat serupa.
Bahkan, jika dilakukan secara rutin, efeknya bisa terasa lebih tahan lama.
“Bernyanyi pun sama efektifnya. Lakukan selama beberapa menit setiap hari, dan seiring waktu, tubuh akan belajar tetap tenang meski berada dalam situasi penuh tekanan,” tambahnya.
Karena itu, ketika rasa cemas mulai muncul atau aktivitas terasa menumpuk, cobalah berhenti sejenak.
Tarik napas perlahan, lalu bersenandung lagu favorit.
Cara ini mungkin terdengar sepele, tetapi bisa menjadi kunci sederhana untuk menjaga keseimbangan pikiran dan tubuh di tengah rutinitas yang padat. (fin)
Editor : AA Arsyadani