Jawa Pos Radar Madiun - Hari Raya Idulfitri selalu menjadi momen "ujian" bagi kesehatan kita. Godaan santan dari opor, lemak dari rendang, hingga manisnya tumpukan nastar seringkali membuat kita lupa daratan. Akibatnya, setelah lebaran usai, keluhan kolesterol, asam urat, hingga gula darah tinggi pun bermunculan.
Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan trik agar kita tetap bisa menikmati hidangan lezat tersebut dengan nyaman.
Kuncinya bukan pada "berhenti makan", tapi pada strategi cara makannya. Berikut adalah panduan cerdasnya:
Strategi Makan Enak dan Sehat ala Menkes
| Fokus Utama | Trik Cerdas | Tujuan Kesehatan |
| Menu Bersantan | Ambil daging/ayam, hindari kuahnya. | Menekan asupan lemak jenuh & kolesterol. |
| Kue Kering | Batasi maksimal 3 butir per hari. | Menjaga kadar gula darah tetap stabil. |
| Porsi Makan | Cukup 2-3 potong lauk utama saja. | Mencegah penumpukan kalori berlebih. |
| Urutan Makan | Minum air & makan serat (buah/sayur) sebelum menu utama. | Memberi efek kenyang lebih cepat. |
| Istirahat | Tidur cukup 7-8 jam semalam. | Menjaga metabolisme & imunitas tubuh. |
Baca Juga: Bongkar Keunggulan Samsung Galaxy A57 & A37 5G! AI Jadi Senjata Utama, Object Eraser Lebih Natural
Bedah Tips: Mengapa Trik Ini Manjur?
1. Daging Oke, Kuah Jangan!
Menkes menekankan bahwa sumber lemak jahat dan kolesterol paling tinggi seringkali mengendap di kuah santan yang kental.
Dengan mengambil daging atau sapi tanpa menyertakan kuahnya, Anda tetap bisa merasakan kelezatan bumbu rendang atau opor tanpa harus "menelan" risiko kesehatan yang tinggi.
2. Kendali Diri di Depan Toples Nastar
Kue kering seperti nastar dan kastengel adalah jebakan Batman. Bentuknya kecil tapi kalorinya besar. Membatasi konsumsi hanya 3 butir sehari adalah cara paling efektif agar lonjakan insulin tidak terjadi secara drastis.
3. Trik Air Putih dan Serat
Membiasakan minum air mineral dan menyantap buah atau urap/lalapan sebelum menyantap menu utama adalah taktik psikologis.
Perut yang sudah terisi serat dan air akan mengirimkan sinyal kenyang ke otak lebih cepat, sehingga Anda tidak akan "kalap" saat melihat meja prasmanan.
4. Tetap Aktif di Tengah Silaturahmi
Lebaran jangan hanya diisi dengan duduk manis. Menkes menyarankan tetap melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan santai atau jogging di sela-sela agenda halal bihalal untuk membantu membakar kalori yang baru saja masuk. (naz)
Editor : Mizan Ahsani