Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Waspadai Peradangan 'Diam-Diam', Ini Tanda Awal yang Sering Diabaikan

Rimba Febriani • Rabu, 1 April 2026 | 14:43 WIB
Masalah peradangan yang tidak disadari. (ISTIMEWA)
Masalah peradangan yang tidak disadari. (ISTIMEWA)

Jawa Pos Radar Lawu - Peradangan dalam tubuh tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas.

Namun, kondisi yang berlangsung tanpa disadari ini justru bisa menjadi pemicu berbagai penyakit serius.

Ahli jantung asal Delhi, India, Alok Chopra, mengingatkan bahwa peradangan kronis kerap luput dari perhatian karena muncul secara perlahan.

Baca Juga: Jerawat Tak Kunjung Hilang? Bisa Jadi Dipicu Pola Makan

Padahal, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga gangguan kronis lainnya.

Mengutip Hindustan Times, ia menjelaskan ada sejumlah tanda awal yang sering dianggap sepele, tetapi bisa menjadi sinyal adanya peradangan dalam tubuh.

Beberapa di antaranya adalah sulit fokus atau “brain fog”, penumpukan lemak di area perut, keinginan berlebih terhadap makanan manis, kekakuan pada sendi, rasa lelah berkepanjangan, serta energi tubuh yang terus menurun.

Menurut Chopra, gejala tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan pola hidup sehari-hari.

Baca Juga: Operasi Ketupat, Pelanggaran Bus Jadi Sorotan di Madiun

Kurang tidur, misalnya, dapat memicu peningkatan gula darah, gangguan pola makan, serta lonjakan hormon stres yang berujung pada resistensi insulin.

Selain itu, kebiasaan kurang bergerak, stres berkepanjangan, dan konsumsi makanan ultra olahan juga berkontribusi terhadap kondisi ini.

Dampaknya tidak hanya pada metabolisme, tetapi juga pada kesehatan usus, penyerapan nutrisi, hingga keseimbangan hormon yang memengaruhi suasana hati.

Jika dibiarkan, peradangan kronis dapat mempercepat proses penuaan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif.

Baca Juga: Jatim Pecahkan Rekor Lagi! 7 Tahun Beruntun Catatkan Jumlah Terbanyak Lolos SNBP 2026

Karena itu, Chopra menekankan pentingnya menjaga keseimbangan gaya hidup sebagai langkah pencegahan.

Ia menyarankan untuk memperbaiki kualitas tidur dengan durasi ideal 7–8 jam setiap malam serta menjaga jadwal tidur yang konsisten.

Selain itu, pola makan seimbang juga perlu diperhatikan, dengan mengutamakan asupan protein dan serat, serta mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan.

Baca Juga: Rekomendasi Sepeda untuk Berangkat Kerja: Solusi Hemat di Tengah Ancaman Krisis BBM

Aktivitas fisik rutin dan konsumsi makanan fermentasi juga dinilai dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, khususnya sistem pencernaan.

“Berhenti sejenak dan atur ulang: latih pernapasan penuh kesadaran, luangkan waktu di bawah sinar matahari, dan berikan tubuh waktu untuk beristirahat,” ujarnya.

Dengan mengenali tanda-tanda awal dan menerapkan pola hidup sehat, risiko peradangan kronis dapat ditekan sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga dalam jangka panjang.

Editor : Nur Wachid
#Cara Mengatasi #kesehatan #peradangan #penyebab #Radang