Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

4 Makanan Segar yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas agar Tidak Cepat Rusak

Rimba Febriani • Kamis, 2 April 2026 | 12:41 WIB
4 Makanan Segar yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas. (ISTIMEWA)
4 Makanan Segar yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas. (ISTIMEWA)

Jawa Pos Radar Madiun - Banyak orang mengira semua buah dan sayuran akan lebih awet jika dimasukkan ke dalam kulkas. Padahal, tidak semua makanan segar cocok disimpan dalam suhu dingin. Kesalahan cara penyimpanan justru bisa membuat bahan makanan lebih cepat rusak hingga akhirnya terbuang sia-sia.

Situasi ini sering terjadi ketika buah atau sayur yang baru dibeli justru membusuk di laci penyimpanan kulkas. Salah satu penyebabnya karena jenis makanan tersebut sebenarnya lebih cocok disimpan di suhu ruang.

Mengutip Eating Well, ada beberapa makanan segar yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas agar kualitasnya tetap terjaga.

Baca Juga: Jangan Asal Segar! Ini Minuman yang Perlu Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan Jantung

1. Tomat

Tomat termasuk buah yang lebih cocok berada di suhu hangat dibandingkan suhu dingin. Setelah dipetik dari pohonnya, tomat masih sensitif terhadap udara dingin.

Jika dimasukkan ke dalam kulkas, tekstur tomat yang awalnya segar bisa berubah menjadi lembek. Rasanya pun tidak lagi maksimal jika dimakan langsung.

Tomat yang sudah terlanjur disimpan di kulkas masih bisa digunakan untuk memasak. Namun kualitasnya tidak lagi ideal untuk dikonsumsi sebagai buah segar. Cara terbaik menyimpannya adalah di suhu ruangan, jauh dari sinar matahari langsung hingga matang sempurna.

2. Herbal segar

Beberapa jenis herbal segar seperti basil, peterseli, dan ketumbar juga tidak cocok disimpan dalam kulkas. Suhu dingin dapat membuat daun cepat layu dan kehilangan kesegarannya.

Herbal segar lebih baik disimpan di luar kulkas dan diperlakukan seperti bunga potong. Misalnya, basil bisa diletakkan dalam gelas berisi air bersih.

Air sebaiknya diganti setiap satu atau dua hari agar tetap segar. Menutupnya dengan kantong plastik secara longgar juga bisa membantu menjaga kelembapan, asalkan tetap ada sirkulasi udara.

3. Pisang

Pisang merupakan buah tropis yang menyukai suhu sedang. Menyimpannya di dalam kulkas justru memperlambat proses pematangan dan membuat kulitnya berubah menjadi cokelat.

Kondisi ini dikenal sebagai cedera akibat pendinginan. Tidak hanya memengaruhi tampilan, tetapi juga rasa pisang yang bisa menjadi pahit dan lebih cepat rusak.

Baca Juga: 5 Buah Terbaik untuk Pertumbuhan Anak, Bikin Badan Cepat Tinggi dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Karena itu, pisang sebaiknya disimpan di suhu ruangan, seperti di meja dapur.

4. Bawang bombay

Bawang bombay membutuhkan lingkungan yang kering agar tetap awet. Menyimpannya di dalam kulkas yang lembap justru membuatnya cepat membusuk.

Kurangnya sirkulasi udara juga dapat mempercepat kerusakan. Selain itu, bawang bombay sebaiknya tidak disimpan berdekatan dengan kentang karena dapat saling mempercepat pembusukan.

Tempat terbaik untuk menyimpan bawang bombay adalah area yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara baik.

Namun, berbeda dengan daun bawang dan kucai yang memiliki kadar air lebih tinggi. Jenis ini justru lebih aman disimpan di dalam kulkas agar tetap segar.

Memahami cara penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas makanan segar. Tidak semua bahan makanan cocok disimpan di dalam kulkas. Dengan menyimpan tomat, pisang, herbal segar, dan bawang bombay di tempat yang sesuai, Anda bisa memperpanjang masa simpan sekaligus mengurangi pemborosan makanan di rumah.

Editor : Nur Wachid
#cara menyimpan makanan #makanan tidak boleh di kulkas #bawang bombay #tomat #pisang