Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cara Cepat Stimulasi Anak Belajar Jalan, Orang Tua Wajib Tahu

Elin Restiyani • Minggu, 5 April 2026 | 17:31 WIB
Ilustrasi anak belajar berjalan. (freepik)
Ilustrasi anak belajar berjalan. (freepik)

Jawa Pos Radar Madiun – Momen anak mulai berjalan menjadi salah satu fase paling ditunggu orang tua.

Namun, proses ini tidak bisa dipaksakan dan perlu stimulasi yang tepat agar perkembangan berjalan optimal.

Setiap anak memiliki waktu tumbuh kembang yang berbeda. Karena itu, orang tua perlu memahami cara melatih anak berjalan dengan aman dan menyenangkan.

Cara stimulasi anak agar cepat berjalan 

Orang tua bisa mulai melatih anak berjalan dengan cara sederhana yang dilakukan secara rutin.

Baca Juga: Ide Aktivitas Anak Usia 1–2 Tahun yang Seru dan Bikin Cepat Pintar

Membantu anak berdiri dengan memegang kedua tangannya, lalu perlahan mendorongnya untuk melangkah menjadi langkah awal yang efektif.

Lingkungan sekitar juga bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu. Sofa, meja, atau dinding dapat digunakan anak untuk belajar berdiri dan bergerak secara bertahap.

Latihan keseimbangan penting dilakukan dengan mendampingi anak berdiri, sehingga ia terbiasa menjaga posisi tubuhnya.

Agar lebih menarik, orang tua bisa meletakkan mainan di depan anak untuk memancingnya bergerak.

Memberikan dukungan dan pujian saat anak mencoba berjalan juga penting untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Latihan sebaiknya dilakukan setiap hari dalam durasi singkat, tanpa membuat anak merasa lelah.

Menggunakan musik ceria juga dapat membantu anak lebih semangat bergerak.

Baca Juga: Kapan Anak Bisa Makan Sendiri? Ini Usia Ideal dan Tanda-Tandanya

Yang terpenting, hindari terlalu sering membantu secara berlebihan agar anak terbiasa mencoba sendiri.

Tahapan perkembangan berjalan anak 

Perkembangan berjalan terjadi secara bertahap sesuai usia.

Pada usia 6–9 bulan, anak mulai duduk dan mencoba berdiri dengan bantuan.

Memasuki usia 9–12 bulan, anak mulai berdiri lebih stabil dan mencoba melangkah dengan pegangan.

Usia 12–14 bulan menjadi fase transisi saat anak mulai berani melangkah sendiri meski masih goyah.

Sementara pada usia 14–16 bulan, sebagian besar anak sudah bisa berjalan mandiri meski belum sepenuhnya stabil.

Tips aman melatih anak berjalan

Orang tua perlu memastikan lingkungan aman agar anak bebas bergerak tanpa risiko cedera.

Anak juga tidak boleh dipaksa jika belum siap, karena setiap perkembangan memiliki waktunya masing-masing.

Berikan waktu istirahat yang cukup agar anak tidak kelelahan selama proses belajar berjalan.

Editor : Andi Chorniawan
#berjalan #stimulasi #anak #belajar #orang tua