Jawa Pos Radar Madiun - Kementerian Kesehatan RI melalui Kepala Pusat Haji, Liliek Marhaendro Susilo, memberikan imbauan khusus bagi para calon jamaah haji yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas.
Mengingat padatnya rangkaian fisik di Tanah Suci, persiapan matang dari sisi medis dan kebugaran menjadi kunci utama keselamatan jamaah.
Pemerintah sendiri telah menetapkan kuota pemberangkatan sebanyak 221.000 orang pada tahun 2026, dengan kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan masuk asrama pada 21 April 2026 dan terbang pada 22 April 2026.
Kiat Jaga Kebugaran Jelang Keberangkatan
Agar tubuh tidak "kaget" saat menghadapi aktivitas ibadah yang berat, Liliek menyarankan jamaah mulai membiasakan aktivitas fisik sejak di tanah air:
-
Jenis Olahraga: Jalan santai atau lari kecil.
-
Durasi: Minimal 30 menit setiap pagi.
-
Tujuan: Memastikan tubuh tetap bugar dan siap menghadapi medan perjalanan di Arab Saudi.
Disiplin Obat: Gunakan Pengingat di Ponsel
Bagi jamaah dengan komorbid, konsistensi mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter adalah hal yang tidak bisa ditawar. Guna meminimalisir risiko lupa, Liliek memberikan saran praktis:
-
Gunakan Teknologi: Aktifkan fitur pengingat (alarm) di ponsel masing-masing sesuai jadwal minum obat.
-
Bantuan Pendamping: Mintalah bantuan pendamping haji untuk ikut mengingatkan jadwal pengobatan.
-
Sesuai Jadwal: Pastikan obat dikonsumsi tepat waktu guna menjaga stabilitas kondisi tubuh selama di Tanah Suci.
Baca Juga: Calon Haji Lansia Wajib Tahu, Berikut Tips Latihan Stamina dan Kekuatan Otot agar Ibadah Maksimal
Pola Makan dan Gaya Hidup Sehat
Selain faktor obat-obatan, asupan nutrisi dan pola hidup bersih memegang peranan penting:
-
Makan Tepat Waktu: Hindari menunda waktu makan untuk menjaga level energi.
-
Ikuti Rekomendasi Medis: Konsumsi jenis makanan yang disarankan oleh petugas kesehatan berdasarkan kondisi tubuh masing-masing.
-
PHBS: Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten selama menunaikan rangkaian ibadah.
Jadwal Keberangkatan Haji 2026
Proses pemberangkatan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi akan dilakukan secara bertahap:
-
21 April 2026: Kloter pertama mulai masuk asrama haji.
-
22 April 2026: Kloter pertama diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Kesimpulan Kesehatan adalah modal utama dalam meraih haji yang mabrur.
Dengan persiapan fisik yang rutin serta kedisiplinan dalam menjalankan pengobatan bagi pemilik komorbid, jamaah diharapkan dapat menunaikan seluruh rukun haji dengan sehat, selamat, dan lancar hingga kembali ke tanah air. (naz)
Editor : Mizan Ahsani