Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Taruhan Nyawa demi Putih Instan, Ini Bahaya Mengerikan Kandungan Merkuri dalam Skincare

Mizan Ahsani • Jumat, 10 April 2026 | 16:35 WIB
Ilustrasi Labroratorium
Ilustrasi Labroratorium

Jawa Pos Radar Madiun - Keinginan memiliki kulit putih dalam waktu singkat sering kali membuat banyak orang terjebak dalam penggunaan produk kecantikan ilegal. Padahal, di balik hasil instan yang ditawarkan, terdapat ancaman zat kimia berbahaya yang sangat mematikan bagi tubuh, yakni merkuri.

Merkuri merupakan logam berat yang bersifat toksik dan seharusnya dilarang keras untuk digunakan pada kulit manusia. Meski mampu menghambat pembentukan melanin secara cepat, dampak jangka panjangnya sangat mengerikan.

Baca Juga: Manfaat Niacinamide untuk Wajah: Rahasia Kulit Cerah, Bebas Jerawat, dan Skin Barrier Kuat!
Berikut adalah bahaya utama penggunaan merkuri dalam skincare yang wajib Anda waspadai:

1. Kerusakan Permanen pada Sistem Saraf

Paparan merkuri yang masuk melalui pori-pori kulit dapat meresap hingga ke aliran darah dan menyerang sistem saraf pusat. Gejalanya mulai dari tremor (tangan gemetar), insomnia, gangguan penglihatan dan pendengaran, hingga masalah memori yang serius.

2. Gagal Ginjal dan Kerusakan Organ Dalam

Sebagai logam berat, merkuri sangat sulit dikeluarkan oleh tubuh. Zat ini akan menumpuk di ginjal dan memicu kerusakan fungsi organ tersebut secara perlahan namun pasti. Dalam banyak kasus, penggunaan skincare bermerkuri secara terus-menerus berakhir pada kondisi gagal ginjal kronis.

3. Fenomena Kulit "Rebound" dan Kanker Kulit

Awalnya, kulit memang terlihat putih pucat, namun setelah penggunaan dihentikan, kulit akan mengalami efek rebound berupa munculnya flek hitam yang lebih parah dan meluas. Lebih bahaya lagi, merkuri bersifat karsinogenik yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit akibat rusaknya lapisan proteksi alami kulit.

4. Gangguan Psikologis

Tidak banyak yang tahu bahwa merkuri juga berdampak pada kesehatan mental. Penggunanya sering kali mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, kecemasan berlebih (anxiety), hingga depresi akibat keracunan logam berat yang memengaruhi keseimbangan hormon di otak.

5. Bahaya bagi Janin (Teratogenik)

Bagi ibu hamil, merkuri adalah ancaman nyata bagi calon buah hati. Zat ini dapat menembus plasenta dan menghambat perkembangan otak serta sistem saraf janin, yang berisiko menyebabkan cacat lahir bawaan.

Pastikan Anda selalu memeriksa legalitas produk melalui aplikasi BPOM sebelum membeli skincare. Jangan korbankan kesehatan jangka panjang hanya demi penampilan putih sesaat yang semu.

(*)

* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#merkuri #Skincare Berbahaya