Jawa Pos Radar Madiun - Memiliki barisan gigi yang putih, bersih, dan sehat tentu menjadi impian setiap orang karena dapat menunjang rasa percaya diri.
Sayangnya, seiring bertambahnya usia, gigi dapat berubah warna menjadi kekuningan.
Kondisi gigi kuning ini umumnya dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan minum kopi, teh, soda, merokok, penumpukan karang gigi, hingga efek samping obat-obatan tertentu.
Jika Anda mengalami masalah ini, jangan buru-buru minder.
Berikut adalah beberapa cara ampuh untuk memutihkan gigi kuning, baik secara alami maupun medis:
Baca Juga: Sering Begadang? Hati-Hati Bahaya Jam Tidur Terbalik dan Cara Memperbaikinya
1. Hentikan Kebiasaan Buruk dan Jaga Kebersihan
Langkah pertama dan paling krusial adalah menyikat gigi secara teratur minimal dua kali sehari. Batasi konsumsi minuman penyebab noda (kopi, teh, soda) serta makanan manis yang lengket.
Selain itu, segeralah berhenti merokok untuk mencegah penumpukan plak dan noda nikotin pada gigi.
2. Terapi Kumur Minyak Kelapa (Oil Pulling)
Oil pulling adalah metode tradisional berkumur menggunakan minyak nabati, seperti minyak kelapa.
Minyak kelapa mengandung asam laurat yang mampu membunuh bakteri penyebab plak dan mengurangi peradangan gusi.
Caranya, kumur satu sendok makan minyak kelapa selama 5–20 menit, lalu buang dan bilas mulut dengan air bersih.
3. Sikat Gigi dengan Soda Kue (Baking Soda)
Soda kue memiliki sifat pemutih alami dan mampu menciptakan lingkungan basa di mulut untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat.
Anda bisa membuat pasta gigi alami dengan mencampurkan 1 sendok teh soda kue dan 2 sendok teh air, lalu gunakan untuk menyikat gigi beberapa kali dalam seminggu.
4. Konsumsi Buah Kaya Air dan Asam Malat
Siapa sangka ngemil buah bisa memutihkan gigi? Pilihlah buah-buahan segar yang tinggi kandungan air dan asam malat, seperti stroberi, apel hijau, nanas, atau semangka.
Kandungan tersebut dapat membantu meluruhkan plak dan menurunkan tingkat keasaman di dalam mulut.
5. Gunakan Pasta Gigi Mengandung Hidrogen Peroksida
Penelitian menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung hidrogen peroksida efektif menghilangkan noda kuning setelah 12 minggu penggunaan rutin.
Namun, gunakanlah secara bijak dan jangan berlebihan, karena kadar hidrogen peroksida yang terlalu tinggi dapat memicu radang gusi dan membuat gigi menjadi sensitif.
6. Perawatan Profesional ke Dokter Gigi
Jika cara alami dirasa kurang efektif, perawatan medis adalah jalan pintas terbaik.
Dokter gigi biasanya akan menyarankan metode pemutihan gigi seperti penggunaan cetakan gigi pemutih (bleaching tray) atau terapi laser pemutih.
Pastikan Anda juga rutin memeriksakan karang gigi ke dokter setidaknya setiap 6 bulan sekali.
Baca Juga: Superfood dari Kebun, Ini Deretan Manfaat Daun Kelor yang Ampuh Atasi Diabetes hingga Anemia
Catatan Penting: Beberapa metode alami di atas terbilang aman, namun efektivitasnya tentu membutuhkan waktu dan konsistensi.
Jika Anda memiliki kondisi gigi atau gusi sensitif, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi sebelum mencoba metode pemutihan apa pun. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura