Jawa Pos Radar Madiun - Pare (Momordica charantia) sering kali dihindari karena rasanya yang sangat pahit. Namun, di balik rasa khasnya tersebut, buah ini dikenal sebagai salah satu tanaman obat yang sangat kuat. Pare menyimpan kekayaan vitamin C, zat besi, dan serat yang krusial untuk mencegah berbagai penyakit kronis.
Baca Juga: Rumah Tusuk Sate Dianggap Bawa Sial: Ini Mitos dan Faktanya
Kandungan antioksidan dan senyawa aktif di dalamnya menjadikan pare sebagai asupan yang sangat baik untuk menjaga stabilitas metabolisme tubuh. Berikut adalah rincian manfaat pare bagi kesehatan:
1. Mengontrol Gula Darah (Anti-Diabetes)
Pare mengandung senyawa unik seperti polipeptida-p, charantin, dan vicine. Ketiganya bekerja menyerupai insulin yang membantu memecah glukosa dalam darah. Hal ini menjadikan pare sebagai asupan herbal yang sangat efektif bagi penderita diabetes dalam mengelola kadar gula darah secara alami.
2. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Tingginya kadar vitamin C dan antioksidan dalam pare berperan sebagai agen antiinflamasi. Nutrisi ini memperkuat sistem pertahanan tubuh agar lebih tangguh dalam melawan infeksi virus maupun bakteri.
3. Menurunkan Kolesterol Jahat
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pare mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Dengan terjaganya profil lemak darah, risiko penyakit kardiovaskular dan kesehatan jantung pun akan lebih terjamin.
4. Mendukung Program Penurunan Berat Badan
Bagi Anda yang sedang menjalani diet, pare bisa menjadi pilihan menu ideal. Buah ini sangat rendah kalori namun sangat tinggi serat. Kandungan serat yang melimpah memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol nafsu makan.
5. Menjaga Kesehatan Kulit
Kombinasi vitamin C dan antioksidan dalam pare sangat ampuh menangkal radikal bebas. Selain membantu mencegah penuaan dini, sifat antibakteri alaminya juga dipercaya dapat mengurangi munculnya jerawat dari dalam.
6. Melancarkan Sistem Pencernaan
Pare adalah sumber serat alami yang baik. Mengonsumsi pare secara rutin dapat membantu melunakkan feses dan meningkatkan gerak peristaltik usus, sehingga efektif untuk mencegah konstipasi atau sembelit.
Baca Juga: Jejak Bangsawan Jenius RMAA Sosro Busono, Kakak RA Kartini yang Pimpin Ngawi selama 38 Tahun
Tips Mengurangi Rasa Pahit
Agar rasa pahitnya berkurang saat dimasak, Anda bisa meremas irisan pare dengan garam hingga layu, lalu membilasnya dengan air mengalir. Menambahkan bahan pelengkap seperti teri atau telur juga dapat membantu menetralkan rasa pahit tanpa menghilangkan nutrisinya.(*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan AhsaniSumber : youtube, Radar Madiun