Jawa Pos Radar Madiun - Tren membatasi konsumsi gula pasir semakin meningkat seiring tingginya kesadaran masyarakat akan risiko diabetes. Sebagai solusinya, stevia muncul menjadi opsi utama pemanis alami yang diklaim jauh lebih sehat dibandingkan pemanis buatan maupun gula konvensional.
Stevia diekstrak dari tanaman, sehingga memiliki profil keamanan yang baik bagi metabolisme tubuh manusia jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Baca Juga: Menguak Mitos Minum Air Es Bisa Bikin Gemuk, Ternyata Justru Bantu Bakar Kalori!
Berikut adalah detail efektivitas stevia sebagai pengganti gula harian:
1. Solusi Efektif untuk Diabetes dan Diet Ketat
Keunggulan utama stevia terletak pada indeks glikemiknya yang nol. Artinya, konsumsi pemanis ini sama sekali tidak memengaruhi kadar gula darah. Hal ini menjadikannya pilihan paling aman bagi penderita diabetes serta individu yang sedang menjalani program diet rendah kalori guna memangkas lemak tubuh.
2. Alami dan Rendah Kalori
Berbeda dengan pemanis sintetis, stevia merupakan pemanis alami yang tidak mengandung kalori. Dengan mengganti penggunaan gula secara penuh dengan stevia dalam minuman atau masakan, asupan kalori harian dapat ditekan secara signifikan tanpa harus kehilangan sensasi rasa manis.
3. Menjaga Kesehatan Gigi
Salah satu masalah utama gula pasir adalah risiko kerusakan gigi atau karies. Menariknya, stevia tidak dapat difermentasi oleh bakteri di dalam mulut. Hal ini membuat konsumsi stevia aman bagi kesehatan gigi dan tidak memicu pembentukan lubang pada gigi.
4. Membantu Mengelola Tekanan Darah
Selain baik untuk urusan gula darah, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam stevia dapat membantu relaksasi pembuluh darah. Efek ini memberikan kontribusi positif dalam membantu mengelola tekanan darah agar tetap stabil.
Baca Juga: Gowes Makin Seru! Ini 5 Smartwatch yang Cocok untuk Bersepeda Harian
Aturan Konsumsi yang Wajar
Meskipun memiliki segudang manfaat, penggunaan stevia tetap harus berada dalam batas wajar. Standar kesehatan global menetapkan dosis harian aman (Acceptable Daily Intake) sebesar 4 mg per kilogram berat badan. Mengikuti aturan dosis ini akan memastikan tubuh mendapatkan manfaat manisnya tanpa risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
Secara keseluruhan, stevia merupakan opsi yang sangat baik untuk mengurangi konsumsi gula harian secara bertahap. Dengan beralih ke stevia, Anda tetap bisa menikmati makanan dan minuman manis dengan cara yang jauh lebih sehat.(*)
*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan AhsaniSumber : Radar Madiun, Alodokter