Jawa Pos Radar Madiun - Di balik hasil instan yang ditawarkan, sedot lemak menyimpan berbagai fakta medis yang jarang disadari publik.
Para ahli mengingatkan bahwa edukasi yang utuh sangat penting agar masyarakat tidak terjebak pada ekspektasi berlebihan tanpa mempertimbangkan risiko jangka panjang.
Risiko Medis yang Perlu Diwaspadai
Sebagai tindakan bedah, liposuction tetap memiliki risiko efek samping. Mulai dari yang ringan hingga komplikasi serius, antara lain:
Pembengkakan dan memar di area tindakan.
Risiko infeksi pascaoperasi.
Ketidakrataan permukaan kulit jika elastisitas kulit kurang mendukung.
Komplikasi serius jika tidak dilakukan sesuai standar prosedur operasional medis.
Baca Juga: Lidah Buaya: Rahasia Alami Percepat Regenerasi Kulit Anak setelah Sakit Cacar Air
Mitos Hasil Permanen
Banyak yang mengira lemak yang sudah disedot tidak akan pernah kembali. Faktanya, meski sel lemak di titik tersebut telah diangkat, sel lemak yang tersisa di area lain masih bisa membesar.
Tanpa menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, lemak bisa kembali menumpuk di area tubuh yang berbeda.
Oleh karena itu, sedot lemak hanyalah penunjang penampilan. Keberhasilan jangka panjang tetap bergantung sepenuhnya pada kedisiplinan pasien dalam menjalani gaya hidup sehat setelah keluar dari ruang operasi. (afi)
Editor : Mizan Ahsani