Jawa Pos Radar Madiun - Mengonsumsi seafood mentah seperti oyster atau tiram kini telah menjadi bagian dari gaya hidup kuliner modern yang sangat digemari di restoran premium.
Sensasi rasa segar khas laut yang dipadukan dengan perasan lemon memberikan pengalaman rasa yang unik bagi para penikmatnya.
Namun, di balik popularitas dan kelezatannya, hidangan ini menyimpan potensi bahaya kesehatan yang cukup serius jika tidak diperhatikan dengan saksama.
Tiram merupakan hewan laut yang memperoleh nutrisi dengan cara menyaring air di sekitarnya sehingga sangat rentan terpapar bakteri berbahaya seperti Vibrio.
Bakteri ini dapat memicu infeksi serius pada sistem pencernaan manusia jika dikonsumsi tanpa melalui proses memasak yang sempurna.
Gejala yang umum terjadi akibat infeksi ini meliputi diare, mual, muntah, hingga kram perut yang menyiksa bagi penderitanya.
Kondisi infeksi tersebut bisa berkembang menjadi jauh lebih parah bahkan berisiko fatal bagi individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis sangat disarankan untuk menghindari konsumsi seafood mentah sepenuhnya demi keamanan.
Para ahli kesehatan menekankan bahwa memasak seafood hingga matang adalah cara paling efektif untuk mematikan bakteri dan parasit berbahaya.
Meskipun kualitas perairan dan penanganan higienis dapat menurunkan risiko, namun jaminan keamanan total tetap sulit didapatkan pada makanan mentah.
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam mengikuti tren kuliner global dengan tetap memprioritaskan faktor kesehatan pribadi.
Memilih hidangan laut yang dimasak dengan benar tetap menjadi pilihan paling aman bagi siapa saja yang ingin menikmati nutrisi seafood tanpa perlu merasa khawatir. (naz)
Editor : Mizan Ahsani