Jawa Pos Radar Madiun - Efektivitas suplemen sangat bergantung pada waktu konsumsinya.
Terkait penggunaan magnesium untuk memperbaiki kualitas tidur, ahli gizi Whitney Stuart, M.S., RDN, menyarankan agar suplemen ini dikonsumsi 30 hingga 60 menit sebelum tidur.
"Rentang waktu ini memungkinkan tubuh untuk menyerap dan memanfaatkan magnesium sebagai bagian dari proses relaksasi fisiologis," ujar Stuart.
Ia juga menambahkan bahwa mengonsumsi magnesium pada jam yang sama setiap malam menciptakan "isyarat perilaku" bagi otak bahwa waktu istirahat telah tiba.
Namun, mengonsumsi magnesium dalam bentuk suplemen memerlukan kehati-hatian ekstra, terutama bagi mereka yang sedang dalam pengobatan medis.
Baca Juga: Bukan Sekadar Suplemen, Ini Mekanisme Magnesium dalam Menenangkan Sistem Saraf
Karena sifatnya yang merelaksasi pembuluh darah, magnesium dapat menurunkan tekanan darah.
Pasien yang mengonsumsi obat antihipertensi harus waspada terhadap risiko tekanan darah turun terlalu rendah (hipotensi).
Ia memperingatkan bahwa magnesium dapat mengikat obat tertentu di saluran cerna. Hal ini mengurangi efektivitas antibiotik (seperti tetrasiklin) dan obat pengganti hormon tiroid.
Para pakar menyarankan untuk memberi jarak beberapa jam antara konsumsi magnesium dengan obat-obatan tersebut.
Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum memulai rutinitas suplemen ini guna memastikan keamanan bagi kondisi medis spesifik Anda. (naz)
Editor : Mizan Ahsani