Jawa Pos Radar Madiun - Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan duduk terlalu lama saat bekerja dapat menjadi penyebab utama nyeri punggung.
Aktivitas yang terlihat sederhana ini ternyata bisa memberi tekanan besar pada tulang belakang jika dilakukan tanpa postur yang benar.
Dampak Postur Duduk yang Buruk
Menurut konsultan bedah saraf dan tulang belakang di Rumah Sakit Fortis Mulund, Mumbai, Dr. Vikas Gupte, posisi duduk yang salah seperti membungkuk atau mencondongkan tubuh ke depan memberi tekanan pada otot inti.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot, kelelahan, hingga nyeri punggung bawah kronis.
Risiko Jika Dibiarkan Terus-Menerus
Duduk dalam waktu lama tanpa perubahan posisi dapat membuat otot menjadi kaku dan melemah. Bahkan, beberapa otot bisa mengalami pemendekan atau fibrosis, sehingga postur tubuh menjadi sulit diperbaiki.
Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berubah menjadi masalah permanen pada tulang belakang.
Baca Juga: Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Nyeri Punggung Biasa dan Gejala Masalah Ginjal
Cara Duduk yang Lebih Sehat
Untuk mencegah nyeri punggung, posisi duduk ideal adalah dengan sudut 90 derajat pada pinggul dan lutut. Punggung bagian bawah juga sebaiknya ditopang agar tetap stabil.
Layar komputer sebaiknya sejajar dengan mata agar tidak memaksa leher menunduk atau mendongak terlalu lama.
Kebiasaan Baik di Tempat Kerja
Istirahat setiap satu jam sangat dianjurkan untuk mengurangi ketegangan otot. Berjalan ringan, melakukan peregangan, atau mengubah posisi duduk dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang.
Selain itu, olahraga rutin seperti yoga atau stretching juga dapat memperkuat otot inti.
Nyeri punggung sering kali berasal dari kebiasaan sederhana seperti duduk terlalu lama dengan postur yang salah. Dengan perbaikan kecil dalam posisi kerja dan gaya hidup, risiko nyeri dapat dikurangi secara signifikan. (naz)