Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mitos atau Fakta: Minum Es Saat Hujan dan Sedang Batuk Bikin Penyakit Makin Parah?

Mizan Ahsani • Kamis, 30 April 2026 | 11:39 WIB
Ilustrasi Konsumsi Es saat Musim Dingin (Hello Sehat)
Ilustrasi Konsumsi Es saat Musim Dingin (Hello Sehat)

Jawa Pos Radar Madiun - Cuaca dingin saat musim hujan sering kali membuat kita menahan diri untuk meneguk segelas minuman dingin.

Ada anggapan kuat di tengah masyarakat bahwa minum es di saat suhu udara turun terlebih saat sedang batuk akan langsung membuat tubuh jatuh sakit atau memperparah kondisi tenggorokan. Namun, kacamata medis ternyata berkata lain!

Baca Juga: Awas Darah Tinggi! Kenali Manfaat dan Bahaya 'Tersembunyi' Garam Dapur bagi Tubuh

Aman Diminum Saat Cuaca Dingin

Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. dr. Ari Fahrial Syam, secara tegas membantah anggapan tersebut.

Menurutnya, minum air dingin atau es saat cuaca sedang hujan sejatinya sama sekali tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi orang sehat.

Satu-satunya pengecualian adalah bagi mereka yang mengidap alergi dingin. Pada penderita alergi ini, paparan suhu dingin (baik dari udara maupun minuman) bisa memicu reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.

Gejalanya meliputi kulit kemerahan, gatal, bentol, bersin, mata berair, hidung berlendir, hingga sesak napas. Jika Anda tidak memiliki riwayat alergi dingin, minum es di tengah rintik hujan dipastikan aman.

Baca Juga: Update Film Netflix Terbaru 2026: Rekomendasi Film & Serial, Wajib Masuk Watchlist! 

Bagaimana Jika Sedang Batuk?

Banyak yang menuding es sebagai biang kerok batuk tak kunjung sembuh. Faktanya, batuk umumnya dipicu oleh infeksi virus atau bakteri pada saluran pernapasan, bukan karena suhu dingin dari es.

Menariknya, pada beberapa kasus, minum air dingin saat batuk justru diperbolehkan asalkan tubuh dalam kondisi bugar.

Sensasi dingin dari es bahkan bisa memberikan efek kebas (mati rasa) sementara yang mampu meredakan rasa nyeri dan gatal pada tenggorokan yang meradang mirip dengan prinsip kompres dingin pada luka.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melemah ke Rp1,24 Miliar, Ini Pemicu Utama Tekanan Pasar Kripto

Kondisi yang Pantang Minum Es

Meski secara umum aman, ada beberapa kondisi di mana Anda diwajibkan untuk menjauhi minuman dingin, antara lain:

Tenggorokan Sensitif
Sensasi dingin dapat membuat otot saluran napas menyempit secara tiba-tiba dan memicu batuk kering yang disebut bronkospasme.

Punya Riwayat Asma
Suhu dingin bisa menjadi pemicu serangan asma atau memperparah iritasi saluran napas.

Imun Sedang Drop
Jika Anda sedang demam tinggi, menggigil, atau sangat kelelahan, tubuh akan kesulitan mengatur suhu internalnya.

Kualitas Es Meragukan
Pastikan es batu terbuat dari air matang dan higienis. Es yang kotor justru akan memasukkan bakteri baru dan memperparah infeksi tenggorokan.

Untuk mempercepat pemulihan saat batuk, opsi terbaik memang tetap jatuh pada minuman hangat.

Segelas air hangat yang dicampur dengan perasan lemon, jahe, atau madu sangat direkomendasikan karena sifat anti-inflamasinya terbukti ampuh mengencerkan dahak dan menenangkan saluran pernapasan yang iritasi.(*)

*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#alergi dingin #minum es #cuaca dingin #batuk #flu