Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Waspada Kalori Tersembunyi Minuman Kekinian: Label 'Less Sugar' Tak Jamin Bebas Risiko Diabetes

Mizan Ahsani • Rabu, 13 Mei 2026 | 13:40 WIB
Ilustrasi minuman less sugar
Ilustrasi minuman less sugar

Jawa Pos Radar Madiun – Fenomena minuman kekinian seperti boba dan kopi susu gula aren masih menjadi primadona di kalangan anak muda. Di balik klaim opsi less sugar yang kerap ditawarkan sebagai solusi "lebih sehat", tersimpan fakta medis yang cukup mencengangkan. Investigasi ringan menunjukkan bahwa label tersebut sering kali menjadi trik pemasaran yang menyembunyikan kalori tinggi.

Baca Juga: Belanja Pegawai Pemkab Ponorogo Masih 37 Persen, DPRD Minta Solusi

Banyak konsumen menganggap less sugar berarti aman dari risiko gula berlebih. Padahal, penggunaan gula cair (fruktosa/sirup jagung) dalam minuman viral memiliki indeks glikemik yang tetap tinggi.

 Meski takaran gulanya dikurangi, bahan tambahan lain seperti topping boba, creamer, hingga susu kental manis tetap menyumbang kalori tersembunyi yang signifikan.

"Seringkali kita terkecoh. Memesan less sugar tapi boba yang digunakan sudah direndam dalam cairan gula pekat. Ini yang disebut kalori tersembunyi," ungkap seorang praktisi kesehatan di Madiun.

Baca Juga: Alba Active Diver Style Automatic: Jam Tangan Otomatis Bergaya Petualang Ini Siap Menarik Perhatian di Segala Penampilan

Data terbaru menunjukkan tren penderita diabetes di usia muda kini kian merangkak naik. Konsumsi gula cair yang masuk ke tubuh dalam bentuk minuman lebih cepat diserap oleh darah dibandingkan makanan padat.

Hal ini memicu lonjakan insulin secara mendadak yang jika terjadi terus-menerus akan menyebabkan resistensi insulin.

Bagi yang beralih ke pilihan minuman alami seperti air mineral atau teh tawar tanpa pemanis tambahan menjadi langkah preventif paling rasional.

Baca Juga: AI Peppers Menunggu Waktu untuk Bubar, Kontestan V-League Sisa Enam Tim?

Mengingat biaya kesehatan yang kian mahal, bijak dalam memilih apa yang diminum saat nongkrong bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk masa depan yang lebih bugar. (*)

*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#Kopi Susu Gula Aren Biasa #less sugar #minuman gen z #boba #kesehatan