Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jangan Asal Konsumsi, Ini Pentingnya Menggunakan Filter Air Minum di Rumah demi Jaga Kesehatan Keluarga

Mizan Ahsani • Jumat, 15 Mei 2026 | 15:24 WIB
Ilustrasi filter PDAM
Ilustrasi filter PDAM

Jawa Pos Radar Madiun - Air adalah sumber kehidupan, namun bukan berarti semua air yang tampak jernih aman untuk langsung dikonsumsi. Banyak keluarga yang masih mengandalkan air tanah atau air PDAM tanpa menyadari adanya ancaman tersembunyi di dalamnya. Menjaga kesehatan keluarga kini tidak cukup hanya dengan merebus air hingga mendidih, melainkan juga memastikan air tersebut bebas dari kontaminan modern.

Kesadaran akan pentingnya kualitas air minum harus ditingkatkan. Menggunakan sistem penyaringan atau filter air di rumah bukan lagi sebuah gaya hidup mewah, melainkan sebuah kebutuhan preventif demi investasi kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 15 Mei 2026: Masih Bertahan di Level Rp 2,9 Juta, Simak Rincian Lengkapnya!

Ancaman Tak Kasat Mata: Mikroplastik hingga Zat Kapur yang Tinggi

Di beberapa wilayah, air tanah maupun air keran dari jaringan pipa kerap membawa kandungan yang merugikan tubuh jika dikonsumsi terus-menerus. Dua polutan yang paling sering ditemui adalah zat kapur (kalsium karbonat tinggi) dan mikroplastik.

Proses memasak air tradisional hanya efektif membunuh bakteri dan patogen biologis, namun tidak mampu menghilangkan partikel fisik dan zat kimia berbahaya tersebut.

Solusi Praktis Memilih Teknologi Filter yang Ramah di Kantong

Banyak orang menunda membeli filter air karena mengira biayanya sangat mahal. Padahal, saat ini sudah banyak inovasi teknologi penyaringan yang ramah di kantong namun tetap efektif menghasilkan air minum layak konsumsi:

  1. Filter Karbon Aktif dan Sedimentasi (Sistem Keran): Ini adalah opsi paling ekonomis. Berupa filter kecil yang dipasang langsung pada ujung keran dapur. Sangat efektif menyaring pasir, karat, dan menyerap bau kaporit serta zat kimia organik. harganya sangat terjangkau dan katridnya mudah diganti secara berkala.

  2. Water Purifier Pitcher (Teko Penyaring): Berbentuk wadah teko portabel yang dilengkapi filter multi-tahap di dalamnya. Anda cukup menuangkan air keran ke dalam teko, dan air akan tersaring secara alami. Cocok untuk keluarga kecil karena praktis dan tidak membutuhkan instalasi pipa yang rumit.

  3. Teknologi Ultrafiltrasi (UF): Jika memiliki anggaran lebih, sistem UF rumahan non-listrik bisa menjadi pilihan. Teknologi ini menggunakan membran berserat halus yang mampu menyaring partikel hingga ukuran mikron, termasuk mikroplastik dan sebagian kandungan kapur, tanpa membuang banyak air sisa limbah seperti sistem Reverse Osmosis (RO) yang cenderung lebih mahal.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Java Jazz Festival 2026, Harga Tiket, Cara Beli Catat Tanggal dan Penampil Favoritmu

Mulai memperhatikan kualitas air dari hulu—yakni dari dapur rumah sendiri—adalah langkah nyata untuk melindungi organ tubuh seluruh anggota keluarga dari penyakit kronis di masa depan. (*)

*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#air PDAM #filter penyaring #filter ramah kantong #air minum PDAM #air minum