Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mata Sering Perih dan Merah? Waspadai Gejala Sindrom Mata Kering Akibat Durasi Layar Berlebih

Mizan Ahsani • Selasa, 19 Mei 2026 | 12:57 WIB
Ilustrasi mengatasi mata merah.
Ilustrasi mengatasi mata merah.

Jawa Pos Radar Madiun - Keluhan seputar mata perih, memerah, hingga sensasi terasa mengganjal seperti kelilipan tengah marak diperbincangkan. Di mesin pencari Google pekan ini, kata kunci seperti "rekomendasi tetes mata untuk mata lelah" terus merangkak naik. Fenomena ini bukan tanpa sebab, melainkan imbas nyata dari tingginya durasi menatap layar gadget (screen time) setiap hari, baik untuk urusan pekerjaan di depan laptop maupun hiburan lewat smartphone di ruangan ber-AC.

Kondisi ini dalam dunia medis dikenal sebagai Sindrom Mata Kering (Dry Eye Syndrome). Saat seseorang terlalu fokus menatap layar, frekuensi berkedip tanpa disadari akan menurun drastis. Akibatnya, lapisan air mata sebagai pelindung alami menjadi lebih cepat menguap dan memicu iritasi.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Brand Jam Tangan Kayu Lokal Berkualitas, Desainnya Unik dan Harganya Terjangkau Banget!

Cegah Mata Lelah dengan Rumus Praktis 20-20-20

Untuk mengantisipasi kerusakan kelenjar air mata yang lebih parah, edukasi kesehatan preventif sangat penting diterapkan sejak dini, khususnya bagi para pekerja kantoran atau pencinta gadget. Salah satu metode paling efektif dan diakui secara internasional adalah menerapkan rumus "20-20-20" secara disiplin:

Solusi Lanjutan dengan Artificial Tears Bebas Pengawet

Jika aktivitas pekerjaan menuntut Anda untuk tetap berada di depan layar dalam waktu lama dan ruangan ber-AC, penggunaan alat bantu cairan sangat direkomendasikan. Kelembapan udara yang rendah di ruang ber-AC mempercepat penguapan air mata, sehingga mata menjadi lebih cepat kering.

Baca Juga: Mata Kedutan Bukan Hal Remeh, Ternyata Gejala Tubuh Sedang Stres Berat

Sebagai langkah penanganan pertama, Anda bisa menggunakan obat tetes mata air mata buatan (artificial tears). Namun, pastikan memilih produk yang berlabel bebas pengawet (preservative-free), biasanya dikemas dalam bentuk wadah kecil sekali pakai (mini dose). Cairan jenis ini jauh lebih aman untuk penggunaan jangka panjang karena tidak memicu reaksi alergi atau iritasi tambahan pada permukaan kornea mata yang sensitif.(*)

* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#mata perih #kesehtan #Screen Time #gadget #informasi