Jawa Pos Radar Madiun - Sebagian masyarakat mungkin masih merasa asing saat mendengar nama tanaman okra. Padahal, bahan pangan yang satu ini menyimpan segudang khasiat medis yang sayang untuk dilewatkan.
Di balik teksturnya yang unik dan cenderung berlendir saat dipotong, okra rupanya menjadi primadona baru di dunia kulinaris sehat berkat kandungan nutrisinya yang sangat melimpah.
Baca Juga: Brokoli Bukan Sekadar Sayur Hijau, Ini 8 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
Secara botani, okra (Abelmoschus Esculentus) atau yang populer dengan julukan lady finger ini sebenarnya masuk dalam golongan buah-buahan karena memiliki biji di dalamnya.
Namun dalam dunia masak-memasak, tanaman yang masih sekeluarga dengan kembang sepatu ini lebih sering diolah sebagai sayuran, baik untuk lalapan, tumisan, hingga gorengan yang nikmat.
Gudang Nutrisi dalam Seporsi Okra
Meskipun harganya relatif terjangkau, kandungan gizi di dalam tanaman ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam setiap 100 gram okra mentah, hanya terkandung sekitar 33 kalori. Selebihnya, tubuh Anda akan dipasok oleh karbohidrat kompleks, serat, protein, serta deretan vitamin dan mineral esensial seperti kalium, magnesium, vitamin A, C, K, dan folat. Tidak ketinggalan, okra juga kaya akan antioksidan kuat seperti polifenol, flavonoid, lutein, dan zeaxanthin.
6 Manfaat Hebat Okra untuk Tubuh
Berkat kombinasi nutrisi yang kompleks tersebut, rutin mengonsumsi okra secara wajar dapat memberikan proteksi menyeluruh bagi kesehatan Anda:
-
Menurunkan dan Mengontrol Gula Darah: Okra memiliki indeks glikemik yang rendah dan mampu meningkatkan sensitivitas hormon insulin, sehingga sangat direkomendasikan bagi penderita diabetes agar gula darah tidak melonjak mendadak
-
Menjaga Kesehatan Jantung: Kandungan serat dan antioksidannya aktif membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta mengurangi risiko pembekuan darah.
-
Mengurangi Risiko Kanker: Senyawa antioksidan dalam ekstrak okra diketahui dapat membantu menghambat pertumbuhan sel-sel abnormal, termasuk sel kanker payudara.
-
Membantu Menurunkan Berat Badan: Karakteristiknya yang rendah kalori namun padat gizi dan kaya serat membuat perut terasa kenyang lebih lama saat diet.
-
Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Sendi: Kandungan kalsium alami pada okra membantu menjaga kepadatan tulang agar tidak mudah rapuh atau keropos.
-
Menjaga Kesehatan Mata: Kehadiran senyawa lutein dan zeaxanthin berfungsi melindungi kornea dan retina mata dari kerusakan akibat paparan gelombang cahaya berbahaya.
Tips Cerdas Mengolah Okra Tanpa Lendir
Bagi sebagian orang, tekstur berlendir menjadi alasan utama enggan mengonsumsi sayur ini. Padahal, ada trik mudah untuk menyiasatinya. Saat membeli, pilihlah okra yang bertekstur halus, tidak layu, dan bebas dari bintik hitam.
Untuk meminimalkan getah lendirnya, Anda bisa melumuri atau merendam okra dengan garam kasar terlebih dahulu sebelum dibilas bersih. Saat memasak, gunakan teknik api besar (high heat) dalam durasi yang singkat, seperti saat ditumis dengan bawang putih dan cabai, atau dipanggang di dalam oven untuk dijadikan camilan sehat. Memadukan okra ke dalam masakan asam seperti saus tomat juga efektif mengikat lendir alami tersebut sehingga teksturnya menjadi lebih renyah dan menggugah selera.(*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani