Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Efek Samping Makan Durian: Benarkah Memicu Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Medis

Mizan Ahsani • Minggu, 7 Juni 2026 | 13:06 WIB
Ilustrasi membuka durian.
Ilustrasi membuka durian.

Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki musim panen, aroma khas durian kembali semerbak di berbagai sudut jalan. Menikmati "raja buah" ini bersama keluarga atau teman kos memang menjadi agenda akhir pekan yang menggiurkan.

Namun, usai puas menyantap daging buahnya yang legit dan manis, tak jarang timbul rasa waswas. Muncul kekhawatiran terkait efek samping makan durian, terutama mitos yang menyebutkan bahwa buah ini adalah pemicu utama kolesterol tinggi. Benarkah demikian?

Baca Juga: Mi Instan Jadi Menu Harian di Jepang dan Korea, Kenapa di Indonesia Dianggap Tak Sehat?

Secara medis, anggapan bahwa durian mengandung kolesterol tinggi adalah mitos belaka. Faktanya, durian—seperti halnya buah-buahan dan produk nabati lainnya—memiliki kandungan kolesterol nol persen.

Kolesterol hanya ditemukan pada makanan yang berasal dari produk hewani, seperti daging merah, jeroan, susu full cream, dan produk olahannya.

Lemak yang terkandung dalam durian sebagian besar merupakan lemak tak jenuh tunggal yang justru baik untuk menjaga kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam batas wajar.

Lantas, mengapa buah ini sering dituding sebagai biang kerok masalah kesehatan pasca-pesta durian?

Jawaban sebenarnya terletak pada tingginya kalori dan gula sederhana dalam durian. Berikut adalah efek samping nyata yang perlu diwaspadai jika mengonsumsinya secara berlebihan:

1. Lonjakan Gula Darah Durian sangat kaya akan karbohidrat dan gula sederhana seperti fruktosa dan glukosa. Mengonsumsinya dalam jumlah banyak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat, yang sangat berisiko bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki resistensi insulin.

2. Gangguan Pencernaan dan Sensasi Panas Buah ini mengandung gas yang cukup tinggi. Makan terlalu banyak dapat memicu perut kembung, begah, dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, proses metabolisme tubuh dalam mencerna kalori padat dari durian sering kali menimbulkan sensasi gerah atau "panas" pada tubuh.

Baca Juga: Jangan Dibuang! Kulit Semangka Ternyata Bisa Disulap Jadi Selai Roti yang Segar dan Ekonomis

3. Kenaikan Berat Badan Satu butir (biji) durian ukuran sedang bisa mengandung sekitar 40 hingga 50 kalori. Menghabiskan satu buah durian utuh sendirian sama dengan memasukkan asupan kalori setara makan besar, yang jika tidak diimbangi aktivitas fisik akan berujung pada penumpukan lemak dan kenaikan berat badan.

Tips Aman Menikmati Durian Agar akhir pekan tetap menyenangkan tanpa dibayangi masalah kesehatan, terapkan prinsip pembatasan porsi. Ahli gizi menyarankan agar porsi aman makan durian dibatasi maksimal 2 hingga 3 biji (bukan buah) dalam satu hari.

Baca Juga: Malaysia Resmi Didiskualifikasi dari Piala Asia 2027 usai Terbukti Mainkan 7 Pemain Ilegal, Vietnam Dapat Durian Runtuh

 Selain itu, perbanyak minum air putih setelahnya, dan hindari menyantap durian bersamaan dengan minuman beralkohol atau minuman manis yang tinggi gula.(*)

*Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#buah durian #efek makan durian #kesehatan #durian