Survei 2026: Orang Indonesia Makin Peduli Kesehatan Mental, Nutrisi hingga Kualitas Tidur

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Ilustrasi hidup sehat dengan olahraga (JAWAPOS.COM)
Ilustrasi hidup sehat dengan olahraga (JAWAPOS.COM)

Jawa Pos Radar Madiun – Definisi hidup sehat bagi masyarakat Indonesia mulai bergeser.

Bukan lagi sekadar tubuh bugar atau terbebas dari penyakit, kesehatan mental, emosional, kualitas tidur hingga pola makan kini turut menjadi perhatian.

Fenomena itu tergambar dalam Herbalife APAC Wellness Culture Survey 2026.

Sebanyak 91 persen responden Indonesia menilai kesehatan holistik yang mencakup aspek fisik, mental, dan emosional sebagai hal yang sangat atau amat penting.

Bahkan, 85 persen responden menganggap kesehatan holistik kini lebih penting dibandingkan tiga tahun lalu.

Survei tersebut melibatkan lebih dari 10 ribu responden di 11 negara dan wilayah Asia Pasifik. Khusus Indonesia, terdapat 1.002 responden yang berpartisipasi.

Direktur dan General Manager Herbalife Indonesia Oktrianto Wahyu Jatmiko mengatakan perubahan cara pandang tersebut terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang memperhatikan berbagai aspek kesehatan secara bersamaan.

“Tidak hanya berarti aktif secara fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental, emosional, dan pola nutrisi secara seimbang,” katanya.

Nutrisi, Tidur dan Kesehatan Mental Jadi Prioritas

Dari sejumlah aspek yang ditanyakan, nutrisi dan pola makan berada di urutan teratas yang ingin diperbaiki masyarakat Indonesia.

Sebanyak 50 persen responden ingin meningkatkan kualitas nutrisi dan pola makan. Berikutnya, 49 persen ingin memperbaiki kualitas tidur dan 46 persen memberikan perhatian terhadap kesehatan mental.

Di sisi lain, mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kondisi kesehatannya saat ini.

Sebanyak 77 persen menilai kesehatan fisik mereka berada dalam kondisi baik atau sangat baik. Sementara 74 persen memberikan penilaian serupa terhadap kesehatan mental dan 66 persen terhadap kesejahteraan emosional.

Perubahan positif juga dirasakan jika dibandingkan kondisi tiga tahun sebelumnya. Sebanyak 63 persen responden mengaku kesehatan fisiknya membaik.

Sedangkan 66 persen responden melaporkan adanya peningkatan pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional.

Baca Juga: Spesifikasi Poco X8 Bocor: Pakai Snapdragon 6s Gen 4, Layar AMOLED 120Hz, dan Punya Sertifikasi IP69

Penuaan Bikin Masyarakat Makin Peduli Kesehatan

Lalu, apa yang membuat masyarakat semakin memperhatikan kesehatannya?

Survei mencatat kekhawatiran terhadap proses penuaan menjadi faktor terbesar. Sebanyak 60 persen responden menyebut faktor tersebut mendorong mereka lebih memperhatikan kesehatan.

Perubahan besar dalam kehidupan menjadi alasan bagi 41 persen responden. Sementara 40 persen ingin memiliki energi lebih banyak sekaligus meningkatkan performa di tempat kerja.

Temuan itu memperlihatkan kesehatan mulai dipandang sebagai bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Sudah Sadar Hidup Sehat, tapi Waktu Jadi Kendala

Tingginya kesadaran ternyata belum selalu mudah diterjemahkan menjadi kebiasaan sehari-hari. Kesibukan masih menjadi tantangan terbesar untuk menjalani pola hidup sehat secara konsisten.

Sebanyak 48 persen responden menyebut keterbatasan waktu sebagai hambatan utama. Tuntutan pekerjaan menyusul dengan persentase 36 persen.

Dukungan dari lingkungan sekitar pun menjadi penting. Keluarga, teman hingga media sosial disebut membantu masyarakat mempertahankan motivasi menjalani kebiasaan yang lebih sehat.

Oktrianto mengatakan dukungan sosial dan pengetahuan yang memadai diperlukan agar pola hidup sehat tidak berhenti sebagai tren sesaat.

Kesehatan holistik, menurut dia, merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Nutrisi, aktivitas fisik serta dukungan komunitas menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan untuk menjalaninya secara berkelanjutan.

Hasil survei tersebut pada akhirnya menunjukkan semakin luasnya cara masyarakat Indonesia memaknai kesehatan.

Tubuh yang bugar tetap penting, tetapi kualitas tidur, kondisi mental, keseimbangan emosional hingga asupan nutrisi kini ikut menjadi bagian dari ukuran hidup sehat. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
indonesia hasil survei kesehatan mental hidup sehat kualitas tidur