KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Setelah membuka kedua kakinya setengah lebar dengan posisi split, Kesya Nursyahada menapakkan kedua tangannya ke lantai matras. Kemudian, perlahan mengangkat badannya ke atas. Sementara, tatapan matanya fokus ke arah depan sembari mengambil napas dalam-dalam dan mengeluarkan lewat mulut. "Ini sedang mempersiapkan diri sebelum terjun di porprov", ujarnya.
Sukses di ajang Kejurprov Jatim di Surabaya beberapa waktu lalu menjadi modal berharga bagi Kesya terjun di porprov yang dijadwalkan digelar Juli mendatang. Kala itu, putri pasangan Suwartono dan Erna Agustini tersebut berhasil menyabet medali perunggu cabor senam nomor aerobic gymnastic.
Jauh sebelum itu, tepatnya saat masih duduk di bangku kelas II SD, Kesya sudah berhasil mencatat prestasi. Ketika itu, warga Jalan Sasono Manis, Manisrejo, Kecamatan Taman, tersebut mampu menyabet juara I porkot cabor senam aerobik. "Banyak olahraga yang saya suka. Tapi, paling tertarik dengan senam aerobik," katanya.
Sejak itu, Kesya berkesempatan mengikuti sejumlah kejuaraan dengan tingkat persaingan lebih ketat. Di antaranya, Porprov Jatim di Banyuwangi, Popda Jatim di Jember, Porprov Jatim di Gresik, dan terakhir Kejurprov di Surabaya tahun lalu. "Sisa waktu sebelum porprov ini saya manfaatkan untuk menyempurnakan gerakan-gerakan senam. Salah satunya mematangkan elemen," sebutnya.
Kini, mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) itu semakin sibuk. Di sela aktivitasnya kuliah, gadis 18 tahun itu getol latihan. Sedikitnya empat kali dalam sepekan dia berlatih di gedung Puslatkot Madiun bersama para juniornya. "Mudah-mudahan di porprov nanti mendapat hasil terbaik," harapnya. (mg4/isd/c1)
Editor : Hengky Ristanto