BOS Madrasah Tahap Kedua Segera Cair

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:30 WIB
ILUSTRASI Foto : Kemenag Ngawi angkat bicara soal pencairan dana BOS daerah untuk madrasah diniyah.
ILUSTRASI Foto : Kemenag Ngawi angkat bicara soal pencairan dana BOS daerah untuk madrasah diniyah.

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Madrasah di Kota Madiun bakal menerima dana segar dalam waktu dekat. Menyusul cairnya bantuan operasional sekolah (BOS) tahap kedua 2022 ini. Tahap pertama cair Maret lalu. ‘’Masih menunggu proses pelaporan BOS tahap pertama selesai,’’ kata Kasi Pendma Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun Agus Burhani, Selasa (9/8).


Hanya, Agus belum mengetahui nominalnya. Pun, belum menerima laporan BOS tahap pertama lantaran masih tahap rekapitulasi di masing-masing madrasah. Apalagi, kucuran dana dari pemerintah pusat itu langsung ke daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) atau rekening madrasah. ‘’Kami hanya memfasilitasi pengajuan dan pelaporan,’’ ujarnya.


Menurut dia, besaran BOS juga menyesuaikan jumlah siswa di setiap madrasah. Untuk madrasah ibtidaiyah (MI) sekitar Rp 900 ribu per siswa. Madrasah tsanawiyah (MTs) Rp 1,1 juta per siswa dan madrasah aliyah Rp 1,4 juta. ‘’Jumlah siswa masuk sistem Kemenag pusat. Jadi, plotting nominal dana BOS juga ada di sana,’’ terangnya.


Agus menjelaskan, penggunaan dana BOS tidak dapat serampangan. Sebab, peruntukannya telah diatur dalam petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Salah satunya, tidak boleh untuk membiayai pembangunan fisik skala besar. ‘’Kalau untuk fisik, sekadar perbaikan skala kecil atau tambal sulam,’’ tuturnya.


Ada 25 lembaga madrasah di bawah naungan kantor Kemenag Kota Madiun. Perinciannya, 14 MI swasta dan dua MI negeri. Lalu, tiga MTs swasta dan satu MTs negeri. Kemudian, tiga MA swasta dan dua MA negeri. ‘’Dana BOS dialirkan untuk semua madrasah yang tercatat di Kemenag. Baik negeri maupun swasta,’’ jelasnya. (ggi/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
Madrasah Aliyah kota madiun mts Madrasah Ibtidaiyah Kemenag bos