KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Persoalan sampah di Sukosari, Kartoharjo, coba dicarikan solusi. Tahun ini, dinas lingkungan hidup (DLH) menyiapkan anggaran Rp 407 juta untuk membangun tempat penampungan sementara (TPS) baru di kelurahan setempat. ‘’Saat ini dalam proses lelang,’’ kata Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun Aang Marhaendra Budiono, Rabu (10/8).
Pembangunan TPS anyar itu karena yang lama berlokasi di pinggir Jalan Basuki Rahmat dan sudah dibongkar. Lahan bekas TPS lawas juga dipakai untuk pengembangan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. ‘’Nanti TPS baru di belakang lapak (Jalan Bela Negara, Red),’’ ujarnya.
Pihaknya sudah berkomunikasi dengan warga setempat sebelum TPS itu direlokasi. Mereka pun setuju. ‘’Nantinya TPS dibangun di atas lahan eks bengkok seluas 350 meter persegi,’’ terangnya.
Menurut dia, lahan baru lebih luas dibandingkan sebelumnya. TPS lawas di atas lahan seluas 200 meter persegi. Selain itu, dari sisi kapasitas, TPS baru lebih besar. ‘’Nanti masih ada penambahan atap dan pagar keliling. Modelnya seperti TPS di Jalan Mayjend Sungkono,’’ ungkap Aang.
Dia menyebutkan, penambahan jumlah TPS akan terus dilakukan bertahap. Tujuannya, meminimalkan pembuangan sampah sembarangan. Dengan begitu, kebersihan Kota Madiun dapat terus terjaga. ‘’Pemindahan TPS sudah kami bicarakan dengan masyarakat dan demi estetika juga,’’ jelasnya. (her/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto