Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dalam Sepekan, Kota Madiun Tambah 34 Kasus Positif Covid-19

Hengky Ristanto • Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:30 WIB
Kepala Dinkes-PPKB Kota Madiun dr Denik Wuryani
Kepala Dinkes-PPKB Kota Madiun dr Denik Wuryani

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Covid-19 kembali menunjukkan taringnya.  Berdasarkan data dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes PPKB), per 18 Agustus lalu di Kota Madiun tercatat sebanyak 32 kasus aktif. Kenaikan signifikan angka pasien terpapar virus korona terjadi dalam sepekan terakhir.


Catatan dinkes PPKB, sepanjang 12-18 Agustus terdapat penambahan 34 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Paling banyak pada 16 Agustus, yakni delapan kasus. Jika dirata-rata, dalam sehari ada empat kasus baru. Puluhan pasien itu tersebar di 13 kelurahan. Di antaranya, Klegen ada enam, Manisrejo lima, dan Kelurahan/Kecamatan Manguharjo tiga (selengkapnya lihat grafis).


‘’Saat ini dua pasien sedang dalam perawatan. Sedangkan yang lainnya (32 orang, Red) menjalani isolasi mandiri karena gejala yang dialami tidak berat,’’ kata Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun dr Denik Wuryani usai mengikuti upacara Hari Anak Nasional di Ngrowo Bening Edupark kemarin (19/8).


Meski begitu, Denik mengklaim secara umum kesehatan pasien kasus aktif tersebut dalam kondisi baik. Pun, seluruhnya dalam pengawasan dinkes PPKB. ‘’Meskipun ada kenaikan kasus, tapi masih terkendali,’’ ujar Denik. ‘’Penanganannya masih sama seperti sebelum-sebelumnya,’’ imbuhnya.


Denik menyebutkan, status terkendali itu mengacu bed occupancy rate (BOR) alias tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit yang hanya 5 persen dari total kapasitas. ‘’Untuk tempat isolasi di Asrama Haji sejauh ini belum terisi karena seluruh pasien dapat tertangani di rumah sakit. Tapi, tetap kami siagakan sebagai langkah antisipasi,’’ tuturnya.


Dia meminta masyarakat tidak lengah terhadap risiko penularan korona. Protokol kesehatan (prokes), lanjut dia, masih menjadi senjata paling ampuh untuk mencegah ‘’gigitan’’ Covid-19. Pun, diharapkan melengkapi vaksinasi hingga dosis ketiga atau booster.


‘’Prokes tetap. Pelaksanaan vaksinasi terus berjalan di fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan). Terkait membuka kembali gerai, kami lihat perkembangannnya dulu,’’ pungkasnya. (ggi/c1/isd)


PERSEBARAN KASUS AKTIF


KECAMATAN KARTOHARJO


2 kasus (Kelurahan Kanigoro)


3 kasus (Kelurahan Kelun)


6 kasus (Kelurahan Klegen)


2 kasus (Kelurahan Oro-Oro Ombo)


1 kasus (Kelurahan Rejomulyo)


KECAMATAN TAMAN


5 kasus (Kelurahan Manisrejo)


4 kasus (Kelurahan Demangan)


2 kasus (Kelurahan Pandean)


1 kasus (Kelurahan Mojorejo)


1 kasus (Kelurahan Taman)


KECAMATAN MANGUHARJO


3 kasus (Kelurahan Manguharjo)


1 kasus (Kelurahan Nambangan Lor)


1 kasus (Kelurahan Pangongangan)

Editor : Hengky Ristanto
#dinas kesehatan #kota madiun #Covid-19 #Pemkot Madiun