Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Delapan Bulan Jalan, APBD Kota Madiun 2022 Baru Terserap Separo

Hengky Ristanto • Senin, 22 Agustus 2022 | 17:00 WIB
INFRASTRUKTUR: Anggaran sektor infrastruktur kawasan Sumber Umis akan segera terserap seiring akan selesainya proyek ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
INFRASTRUKTUR: Anggaran sektor infrastruktur kawasan Sumber Umis akan segera terserap seiring akan selesainya proyek ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Serapan APBD 2022 Kota Madiun coba dipercepat. Sebab, hingga delapan bulan berjalan tahun ini, baru sekitar separo yang terserap dari total anggaran Rp 1,2 triliun. ‘’Sampai akhir tahun ini semestinya seratus persen,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Senin (22/8).


Sekda tidak risau ihwal progres serapan tersebut. Sebab, pelaksanaan program sejauh ini diklaim on the track alias sesuai perencanaan. Sektor infrastruktur, misalnya. Pemkot telah berupaya menuntaskan proses pengadaan di awal tahun. ‘’Ini adalah upaya kami mempercepat serapan anggaran,’’ ujarnya.


Menurut Soeko, proses pencairan anggaran sektor infrastruktur memang butuh waktu. Biasanya, mulai proses pengadaan hingga pencairan, paling cepat sekitar empat sampai enam bulan. ‘’Triwulan kedua dan ketiga baru bisa penyerapan. Prinsipnya, kami sudah mengikuti arahan presiden untuk mempercepat serapan atau realisasi anggaran,’’ ungkapnya.


Apalagi, beberapa paket pekerjaan fisik tengah berjalan saat ini. Sehingga, progres serapan bakal berjalan seiring pencairan. Meski begitu, Soeko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tetap merespons target belanja sesuai rencana. ‘’Ada beberapa hal yang tidak dapat dilaksanakan pada triwulan awal. Tapi, ketika sudah ada perencanaan, saya rasa semua berjalan,’’ tuturnya.


Tercatat per 3 Agustus, pada sisi belanja daerah, serapan komponen paling besar belanja modal. Dari pagu Rp 173,5 miliar terealisasi Rp 71,3 miliar. Sedangkan, belanja operasi terserap Rp 453,1 miliar dari pagu Rp 991,8 miliar. Kemudian, untuk realisasi pendapatan daerah mencapai 57,17 persen dari pagu anggaran Rp 985,7 miliar. (ggi/c1/sat)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #sekda #apbd #Pemkot Madiun