KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya pemkot memasifkan vaksinasi antikorona belum berhenti. Tidak terkecuali dengan sasaran anak usia 6-11 tahun. Apalagi, sepekan terakhir kasus korona kembali naik.
‘’Insya Allah semua anak sudah divaksin. Capaiannya sudah lebih dari 100 persen,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun dr Denik Wuryani, Senin (22/8).
Denik menyebutkan, capaian vaksinasi anak dosis pertama telah menyentuh 128 persen. Sedangkan dosis kedua 117 persen. Angka tersebut melampaui target. ‘’Seluruh anak yang ada di Kota Madiun sudah divaksin. Baik yang berdomisili tetap, sementara, maupun warga daerah tetangga yang sekolah di sini,’’ ujarnya.
Meski begitu, Denik memastikan vaksinasi bakal terus dilakukan. Setidaknya, lantaran tak sedikit anak yang tahun ini ada di transisi usia lima ke enam tahun. Teknisnya, lanjut dia, bisa dilakukan dengan dua cara. Yakni, petugas mendatangi sekolah atau menjemput anak-anak untuk divaksin di gerai serta inisiatif orang tua melakukan vaksinasi anaknya di fasilitas pelayanan kesehatan. ‘’Baik puskesmas, gerai vaksinasi, maupun rumah sakit,’’ tuturnya.
Denik menegaskan, vaksinasi anak merupakan hal mutlak untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) penuh yang tengah berlangsung. ‘’Semuanya demi keselamatan anak,’’ ucapnya. ‘’Persebaran virus sejauh ini masih terkendali,’’ imbuhnya. (ggi/c1/isd)
Editor : Hengky Ristanto