KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Proyek pengembangan kawasan Sumber Umis terus dikebut. Setelah normalisasi saluran air rampung, kini dinas setempat kejar tayang pembangunan objek wisata religi di tengah kota itu.
Di kawasan wisata ini telah dan akan dibangun replika simbol enam agama. ‘’Progresnya sudah 80 persen,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suwarno, Sabtu (27/8).
Jenis pekerjaannya meliputi trotoar dan pemasangan keramik di luar dan dalam kawasan Sumber Umis. Pun, telah dipasang 14 tiang lampu serta dua membran konvertibel atau payung raksasa ala Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Pun, perbaikan fisik musala yang berbentuk replika Kakbah seperti di Makkah. ‘’Sesuai arahan wali kota, kawasan wisata religi Sumber Wangi harus segera selesai,’’ ujarnya.
Rencananya, lanjut Suwarno, pihaknya bakal memasang pagar di tepi saluran air mulai sisi bagian barat musala Kakbah hingga ke jembatan di Jalan Pandan. Pagar tersebut difungsikan sebagai penyekat antara area sungai dengan pedestrian. ‘’Karena mengusung konsep wisata manasik haji, jemaah nanti bisa jalan-jalan dari musala ke barat dengan aman dan nyaman,’’ tuturnya.
Pengembangan objek wisata religi itu menyedot Rp 3,6 miliar dari APBD 2022. Sesuai surat perintah mulai kerja (SPMK), pekerjaan berlangsung 7 April sampai 4 Oktober. Atau 180 hari kalender. ‘’Sejauh ini progres pekerjaan surplus. Mungkin bisa selesai lebih cepat dari target,’’ harapnya.
Suwarno menambahkan, pengembangan kawasan ke depan, sepanjang pedestrian mulai kawasan Sumber Umis memutar ke Jalan Pandan, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Pahlawan bakal dilakukan perbaikan. Pun, dilengkapi fasilitas meja-kursi serta payung. ‘’Sepanjang area itu akan kami perbaiki dan dipercantik,’’ tuturnya. (ggi/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto